FAKTA BUNGO – Kapolres Bungo yang di wakili oleh Kasat Reskrim AKP Febrianto di dampingi oleh Kapolsek Limbur Lubuk Mengkuang Iptu Suzuki Gurning menggelar konferensi pers terkait meninggalnya satu keluarga di dalam mobil beberapa hari yang lalu
Dalam keterangannya AKP Febrianto mengatakan, pada hari Jumat tanggal 12 April 2024 sekira pukul jam 21.30 WIB tepatnya di Jalan Dusun limbur Baru Kecamatan limbur Lubuk bengkoang didapatkan penemuan mayat 4 orang 3 laki-laki 1 perempuan, di mana 4 orang tersebut sudah tidak bernyawa di dalam mobil Avanza.
Kemudian pada waktu tersebut tim dari polsek dan Polres Inafis langsung mengecek TKP setelah dari kejadian tersebut, kemudian berdasarkan tujuan dari keluarga pihak Polsek dan satreskrim beserta 2 unit mobil ambulans langsung membawa jenazah tersebut ke rumah sakit Hanafi, tentunya untuk memastikan apakah ada tindak pidana atau tidak sehingga bisa dijadikan bahan lidik untuk kejadian tersebut .
“Akhirnya dari rumah sakit pun sudah mengeluarkan hasil pemeriksaan bahwasanya memang dari 4 mayat tersebut tidak ada ditemukan kekerasan ataupun tindak pidana lainnya, sehingga dari pihak keluarga tidak di permasalahkan dan besok harinya langsung di kebumikan di Solok Provinsi Sumatera Barat.,”kata AKP Febrianto, Senin Pagi (15/04/2024).
Dijelaskannya, memang hasil identifikasi dari rumah sakit memang pada saat kejadian mobil mayat berada di TKP dalam keadaan terperosok dan terbenam oleh lumpur, sehingga knalpot ataupun pembuangan dari gas karbon monoksida yang bahasa kedokterannya itu tidak ada pembuangan yang baik sehingga disinyalir mayat tersebut diduga menghirup dari gas Karbon Monoksida.
“Dari hasil analisa memang gas pembuangan asap tidak keluar lepas, karena knalpot terendam air, jadi gas pembuangan masuk kedalam mobil lewat celah karet pintu belakang, saat AC hidup gas pembuangan mutar dalam mobil, tanpa terasa dihisap oleh korban yang mengakibatkan meninggal dunia,” pungkasnya.
Pihak kepolisian sudah menawarkan kepada keluarga korban untuk melakukan autopsi, tetapi pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi tersebut “Tutupnya.(FB)






