Percepat Akses Warga, Kodim 0416/Bute Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Rantau Duku

FAKTA BUNGO – Personel Kodim 0416/Bungo Tebo (Bute) terus mempercepat pembangunan jembatan gantung di Desa Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo dengan melaksanakan pengerjaan hingga lembur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangunan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Kegiatan lembur pembangunan jembatan gantung tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Inf Saiful Anwar, selaku Danramil 416-01/Rantau Pandan, bersama anggota TNI dan masyarakat setempat. Dengan penuh semangat pengabdian, para personel tetap bekerja maksimal meski harus melanjutkan pekerjaan hingga malam hari.

Bacaan Lainnya

Pembangunan jembatan gantung Rantau Duku ini dilakukan setelah jembatan sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir yang meluap dari Sungai Batang Bungo. Kerusakan tersebut sempat menghambat aktivitas warga, terutama dalam mobilitas sehari-hari dan distribusi hasil perkebunan masyarakat.

Hingga Rabu (04/03/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 50 persen. Dengan capaian tersebut, Kodim 0416/Bungo Tebo optimistis pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan akses tersebut secara aman dan nyaman.

Dandim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Yudi Susanto Yudhanto, S.E., M.A.P., menjelaskan bahwa percepatan pengerjaan jembatan gantung tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

Menurutnya, keberadaan jembatan gantung ini sangat penting bagi masyarakat Desa Rantau Duku karena menjadi jalur utama penghubung aktivitas warga.

“Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas warga serta distribusi hasil perkebunan. Dengan progres yang telah mencapai 50 persen, kami optimistis pembangunan dapat segera rampung sehingga masyarakat kembali memperoleh akses yang aman dan layak,” ujar Perwira Abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 2007 tersebut.

Dalam proses pengerjaannya, personel TNI tetap mengedepankan standar kualitas konstruksi serta memperhatikan aspek keselamatan kerja. Hal ini dilakukan agar jembatan gantung yang dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan mampu bertahan menghadapi kondisi alam, termasuk potensi banjir di wilayah tersebut.

Selain itu, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur desa juga menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial.

Dengan rampungnya pembangunan jembatan gantung tersebut nantinya, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aktivitas ekonomi warga Desa Rantau Duku.

Akses yang lebih mudah dan aman akan memperlancar distribusi hasil perkebunan serta mempercepat mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Upaya percepatan pembangunan Jembatan Gantung Rantau Duku oleh Kodim 0416/Bungo Tebo ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(FB)

Pos terkait