Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tebo Dinilai Tutup Mata Terhadap Kemacetan di Jalan Pasar Sarinah Rimbo Bujang

FAKTA TEBO – Kemacetan panjang kerap terjadi di sepanjang Pasar Sarinah, Rimbo Bujang. Kondisi ini disebabkan minimnya pengawasan dari Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tebo, Sabtu (26/07/2025).

Setiap hari, Jalan Pasar Sarinah dilalui berbagai kendaraan besar, seperti truk roda enam dan mobil sales. Kendaraan-kendaraan tersebut mendominasi badan jalan, sehingga menimbulkan kemacetan hingga berjam-jam pada pagi hingga siang hari.

Bacaan Lainnya

Situasi ini memicu keluhan masyarakat yang merasa terganggu akibat lambatnya penanganan dari pihak berwenang. Tidak terlihat satu pun petugas Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tebo di lokasi untuk mengatur lalu lintas pada jam sibuk. Sebaliknya, petugas Satpol PP tampak mengambil alih fungsi tersebut.

“Setiap hari begini, kami sudah bosan. Dinas Perhubungan seolah-olah menutup mata,” ujar salah seorang pengendara motor yang terjebak macet.

Pantauan awak media di lapangan menunjukkan sejumlah truk bertonase besar parkir sembarangan dan keluar-masuk pasar tanpa pengawasan ketat. Ketiadaan pengaturan lalu lintas dan jam operasional kendaraan berat diduga menjadi penyebab utama kemacetan ini.

Kondisi tersebut tidak hanya memperlambat mobilitas warga—termasuk anak sekolah yang melintas—tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki yang harus berbagi jalan dengan kendaraan besar.

Kemacetan ini sering terjadi di sepanjang Jalan Pasar Sarinah, terutama di Jalan 6 Pattimura.

Masyarakat mendesak Bupati Tebo segera menegur Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup atas kelalaiannya dalam menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kawasan padat kendaraan tersebut.

“Sampai kapan Dishub diam? Tunggu ada korban dulu?” cetus warga lain dengan nada kesal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tebo terkait kemacetan yang terjadi.(Budi)

Pos terkait