PMI Bungo Salurkan Bantuan untuk Warga Dusun Leban Terdampak Banjir

FAKTA BUNGO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bungo bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat Dusun Leban, Kecamatan Rantau Pandan, yang terdampak banjir akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Ketua PMI Kabupaten Bungo, Hj. Dr. Verawati Mashuri, mengatakan pihaknya langsung merespons setelah menerima laporan adanya banjir yang merendam pemukiman warga.

Bacaan Lainnya

“Setelah kami mendapat laporan ada banjir di Dusun Leban, saya langsung menghubungi kawan-kawan untuk bergerak cepat turun ke lokasi. Namun, kami tidak bisa masuk langsung ke dusun karena sebagian jalan tertutup banjir dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Akhirnya, kami hanya bisa berkoordinasi dengan beberapa warga dan Datuk Rio,” ungkapnya kepada awak media.

Meski akses menuju lokasi terbatas, PMI Kabupaten Bungo tetap menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut diserahkan melalui pihak desa dan warga setempat.

“Ada beberapa jenis bantuan yang kami salurkan, seperti beras, telur, mie instan, dan air mineral,” jelas Verawati., Senin sore (12/01/2026).

Istri dari H. Mashuri itu juga berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah mengalami musibah banjir.

“Mudah-mudahan bantuan yang tidak seberapa ini bisa membantu saudara-saudara kita di Dusun Leban. Kami juga mendoakan agar intensitas hujan segera menurun, sehingga air cepat surut dan banjir tidak terulang lagi. Kepada warga, kami minta tetap tabah dan sabar,” tambahnya.

Sementara itu, Datuk Rio Dusun Leban, Johan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kabupaten Bungo atas kepedulian dan respons cepat dalam membantu warganya.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua PMI dan seluruh anggotanya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, apalagi PMI juga menurunkan anggota untuk siaga membantu warga Dusun Leban,” ujar Johan.

Banjir yang melanda Dusun Leban disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya aliran air dan merendam sejumlah rumah warga serta akses jalan desa.(**)

Pos terkait