Wakil Bupati Bungo Bersama Dinsos Dan Baznas Tinjau Korban Kebakaran di Pulau Kerakap, Pemkab Siapkan Bantuan Stimulan

FAKTA BUNGO –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo bergerak cepat memberikan perhatian kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Dusun Pulau Kerakap, Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo.

Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bungo turun langsung meninjau lokasi kebakaran pada Rabu malam (15/07/2026).

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan mendesak para korban segera terpenuhi sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang terdampak musibah.

Dalam peninjauan itu, Wakil Bupati Bungo didampingi Plt Camat Bathin II Pelayang Said Andi Sadri Alhabsy, S.TP., M.M., Datuk Rio Dusun Pulau Kerakap, Sekretaris Dusun, Ketua Ninik Mamak, Ketua Pemuda, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Bungo melalui Dinas Sosial dan BAZNAS menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa selimut, makanan siap saji, kebutuhan pokok, serta berbagai perlengkapan lainnya kepada para korban. Selain itu, pemerintah juga memastikan bantuan uang tunai akan disalurkan melalui mekanisme transfer sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data di lapangan, kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga. Satu rumah milik Supril ludes terbakar hingga rata dengan tanah, sementara rumah milik Nuril Burhani mengalami kerusakan sekitar 70 persen.

Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bungo menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah yang dialami para korban.

 “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bungo turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa Bapak, Ibu, dan keluarga. Semoga diberikan ketabahan. Ini adalah ujian dan Insya Allah ke depan akan diberikan yang lebih baik. Harta yang hilang Insya Allah akan diganti dengan rezeki yang lebih baik,” ujarnya.

Selain memberikan dukungan moril, Pemkab Bungo memastikan berbagai bantuan kemanusiaan segera disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Bungo dan Dinas Sosial Kabupaten Bungo.

Pemerintah menjelaskan bahwa bantuan dari BAZNAS bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat Kabupaten Bungo. Dana tersebut memang diperuntukkan membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana maupun musibah kebakaran.

 “Insya Allah BAZNAS akan memberikan bantuan. Dana ini berasal dari zakat ASN, infak, sedekah pegawai dan masyarakat Bungo yang memang digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Bungo juga menyiapkan bantuan tanggap darurat berupa makanan siap saji, sembako, perlengkapan kebutuhan dasar hingga bantuan stimulan untuk keluarga korban.

Pemkab Bungo juga memastikan setiap Kepala Keluarga (KK) yang terdampak akan menerima bantuan stimulan . Namun, pencairan bantuan dilakukan melalui transfer sehingga masyarakat diminta segera melengkapi persyaratan administrasi berupa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).

 “Untuk bantuan Stimulan  memang ada, tetapi prosesnya dilakukan melalui transfer. Karena itu masyarakat diminta melengkapi fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. Berkas tersebut dikumpulkan melalui perangkat desa agar dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku,” terang Wabup.

Pemerintah juga meminta perangkat dusun, Ketua RT, dan tokoh masyarakat untuk membantu proses pendataan sehingga seluruh korban yang memenuhi persyaratan dapat menerima bantuan tanpa kendala administrasi.

Dalam dialog bersama warga, turut disampaikan usulan agar rumah korban kebakaran dapat memperoleh bantuan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah dari pemerintah pusat.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Bungo menjelaskan bahwa program tersebut memiliki sejumlah persyaratan, di antaranya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pengajuannya dilakukan secara kolektif sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Meski peluang realisasi pada tahun anggaran 2026 dinilai cukup terbatas karena telah memasuki pertengahan tahun, Pemkab Bungo menegaskan akan tetap memperjuangkan usulan tersebut.

 “Kita akan tetap mengusulkan. Memang kemungkinan untuk tahun ini cukup sulit karena sudah memasuki bulan Juli, tetapi tetap akan kita perjuangkan agar bisa terealisasi. Yang penting usulannya masuk terlebih dahulu,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Bungo juga optimistis peluang bantuan tetap terbuka mengingat Provinsi Jambi memiliki dua anggota DPR RI Komisi V, yakni Edi Purwanto dan Bakri, yang membidangi sektor infrastruktur dan perumahan. Dukungan keduanya diharapkan dapat membantu memperjuangkan tambahan alokasi bantuan rumah bagi masyarakat Kabupaten Bungo.

Di akhir kunjungan, Wakil Bupati Bungo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah, mulai dari penyaluran bantuan darurat, bantuan stimulan, hingga memperjuangkan program perbaikan rumah agar para korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Pos terkait