Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Percantik Langgar Nurul Fajri dengan Pengecatan Dinding

FAKTA BUNGO –  Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo (Bute) terus menyempurnakan sasaran fisik program TMMD di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo. Tidak hanya merehabilitasi tempat wudhu dan MCK, personel Satgas juga melaksanakan pengecatan dinding Langgar Nurul Fajri, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan pengecatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator sasaran rehabilitasi Langgar Nurul Fajri, Kapten Arh Zuriadi, bersama personel Satgas TMMD Ke-129. Pengecatan dilakukan sebagai bagian dari tahap akhir penyempurnaan rehabilitasi rumah ibadah agar tampil lebih rapi, indah, dan nyaman digunakan oleh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dengan penuh semangat, Kapten Arh Zuriadi bersama anggota Satgas bergotong royong menyiapkan peralatan, mencampur cat, hingga mengecat seluruh bagian dinding langgar secara teliti. Setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan cermat untuk memastikan hasil yang maksimal dan memiliki daya tahan yang baik.

Kapten Arh Zuriadi mengatakan, rehabilitasi rumah ibadah tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas pendukung seperti tempat wudhu dan MCK, tetapi juga menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah sehari-hari.

“Kami ingin seluruh pekerjaan rehabilitasi Langgar Nurul Fajri selesai dengan hasil yang maksimal. Selain tempat wudhu dan MCK yang telah dibangun, pengecatan dinding ini menjadi bagian dari upaya memperindah rumah ibadah agar masyarakat semakin nyaman beribadah dan anak-anak lebih bersemangat mengikuti kegiatan mengaji,” ujar Kapten Arh Zuriadi.

Menurutnya, keberadaan Langgar Nurul Fajri memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat Desa Tanjung Agung. Oleh karena itu, Satgas TMMD berupaya menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih representatif dan layak digunakan dalam jangka panjang.

Program rehabilitasi yang dilaksanakan melalui TMMD Ke-129 ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga mengaku senang dan bersyukur karena rumah ibadah yang selama ini digunakan kini semakin nyaman dan indah.

Selain menjadi tempat pelaksanaan salat berjamaah, Langgar Nurul Fajri juga menjadi pusat pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti belajar mengaji dan pendidikan agama bagi anak-anak di desa tersebut.

Dengan rehabilitasi yang dilakukan secara menyeluruh, Langgar Nurul Fajri diharapkan dapat terus dimanfaatkan sebagai sarana ibadah, mempererat ukhuwah antarwarga, serta menjadi pusat kegiatan keagamaan yang mampu membentuk karakter generasi muda di Desa Tanjung Agung.

Melalui semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat, pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya menghasilkan sarana fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial demi kemajuan desa.

Pos terkait