FAKTA BUNGO – Bertempat di aula Polres Bungo, Polres Bungo Melaksanakan Rapat Koordinasi lintas sektoral dalam rangka Antisipasi penyebaran Covid 19 Varian Omicron di Kabupaten Bungo.Rabu(02/02/2022)
Dalam kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral di pimpin oleh Kapolres Bungo di dampingi Dandim 0416/BUTE Letkol Inf. Ariyanto Maskare Subagiyo, S.Sos, M.Si diwakili Pasi Ops 0417/BUTE dan Bupati Bungo yang diwakili oleh Asisten I sdr. Zulpadli serta ,Kepala BPBD Tabroni ,Kepala Dinkes dr Syafrudin Matondang , Kepala dinas pendidikan dan Kapolsek Jajaran Polres Bungo,serta Para Camat dalam Kabupaten Bungo serta tamu undangan lainnya.
Di dalam rapat tersebut Adapun beberapa penyampaian dari Kapolres Bungo sebagai berikut :
– Kasus Omicron melonjak tajam dalam sepekan ini di Indonesia dan diperkirakan akan terus naik, bahkan bisa 4x lipat dari puncak kasus di tahun lalu, bulan Februari diperkirakan puncak gelombang ketiga sehingga perlu pengetatan PPKM serta tracing dan testing agresive.
– Kasus awalnya kebanyakan dari perjalanan luar negeri namun akan cepat sekali menyebar dengan transmisi lokal , posko PPKM bandara harus bekerja lebih extra untuk deteksi dan perketat serta testing random apabila ada potensi penumpang yang bergejala symptom omicron.
– Diperlukan perubahan strategi, melihat karakter Omicron yang begitu cepat menyebar meskipun fatalitas rendah. Saat ini penting sekali untuk menyiapkan tempat isolasi di luar RS (isoter)mengantisipasi apbila terdeteksi di Kabupaten Bungo.
– Dinkes agar mengajukan permintaan obat-obatan ke Kemenkes sebagai langkah awal antisipasi apabila melanda Wilayah Bungo.
– Diharapkan Kapolres guna percepatan Vaksinasi anak dalam pelaksanaannya dapat memperbanyak titik Titik Vaksinasi,dan dalam pelaksanaannya Kapolres meminta agar para Orang tua Dapat mendampingi anak-anak disamping Kesiapan Nakes dalam Pelaksanaan Vaksinasi tersebut.
– Mengigatkan kembali kepada kepala desa(Rio) agar mendata kembali Warganya yang sudah melaksanakan vaksinasi,sehingga data yang di dapat benar benar real dan sesuai dengan persentase Capaian dan ini bisa digunakan sebagai data pembanding terhadap sasaran vaksinasi yang sudah ditetapkan Kemenkes apakah sesuai atau tidak terhadap data bottom up Kabupaten Bungo.
– Pemasangan Barcode Aplikasi peduli Lindungi di tempat tempat wisata, Hotel, perkantoran , mall serta lokasi pusat kegiatan masyarakat,guna mendeteksi warga yang sudah ikut vaksinasi dan deteksi kondisi kesehatan masyarakat guna menghambat penyebaran Covid 19 Varian Omicron.
Adapun pernyataan Asisten I Setda Bungo diantaranya:
– Masih adanya Beberapa kecamatan serta dusun yang belum mencapai target Capaian Vaksinasi sehingga Rentan terhadap penularan virus Covid 19.
– _Agar Dinas kesehatan serta Kominfo dapat menyampaikan dan menghimbau masyarakat tentang bahaya penularan virus Covid 19 Varian Omicron serta manfaat atas Vaksinasi tersebut, guna Meningkatkan/menjaga Kesehatan Masyarakat.
Pernyataan Kepala dinas pendidikan
_ Telah dibuat Jadwal pelaksanaan Vaksinasi Anak-anak,dan menyiapkan Tim Nakes Pelaksana Vaksinasi agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik serta Orang tua dapat mendampingi anak-anak dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pernyataan dari Kadinkes Bungo
-Secara Cepat menindaklanjuti apabila ada keluhan yang dirasakan oleh masyarakat setelah Vaksinasi,sehingga tidak menimbulkan rasa takut/tidak percaya terhadap pelaksanaan Vaksinasi.







