FAKTA BUNGO – Diduga kian maraknya 2 unit rakit Dompeng di aliran Batang Tebo antara Dusun Tanah periuk dan Tanah Kabupaten Bungo tidak ada yang bisa memberantas sehingga di duga kebal hukum.
Saat di pantau awak media di lapangan di TKP, sangat jelas kelihatan dengan kasat mata di aliran sungai Batang Tebo tepatnya di perbatasan Dusun Tanah Bekali dan Tanah Periuk ada Dompeng lagi beroperasi.
Aktivitas Dompeng tersebut sangat kedengaran bunyi suara bisingannya, sehingga para pekerja Dompeng tersebut tidak ada kekhwatiran bagi mereka melakukan kegiatan ilegal tersebut.
Padahal Aparat Penegak Hukum (APH) hingga sekarang masih berusaha hingga zero memberantas penambangan ilegal tanpa izin (Peti) di Bumi langkah serentak limbai seayun Kabupaten Bungo ini.
Selain itu masyarakat di perbatasan dua dusun itu sangat resah adanya bunyi berisik di aliran sungai, sehingga menganggu waktu istirahat siang, apalagi saat ini di bulan puasa, masyarakat butuh istirahat di siang hari.
“Kami selaku Masyarakat saat di konfirmasi terkait maraknya Dompeng rakit di aliran sungai Batang Tebo berharap Agar pemerintah, APH,dan Pihak terkait untuk dapat melakukan tidakan,terkait maraknya aktifitas Dompeng di sekitaran sungai yang tak jauh dari pemukiman warga,Ucapnya.






