FAKTA BUNGO – Menyusul unggahan viral di media sosial yang menuding adanya praktik curang dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 24.372.24 Simpang Somel, Kabupaten Bungo, pihak manajemen akhirnya angkat bicara. Manager SPBU menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan merugikan nama baik perusahaan.
Dalam keterangannya, Manager SPBU 24.372.24 membantah keras tudingan bahwa pihaknya hanya melayani kendaraan pelangsir dan mengabaikan konsumen umum. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengisian BBM di SPBU tersebut dilakukan sesuai dengan aturan dan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.”tulisnya, Sabtu siang (19/07/2025).
“Kami pastikan pelayanan di SPBU ini dilakukan secara adil dan terbuka untuk seluruh masyarakat. Tidak ada perlakuan khusus bagi pelangsir maupun pihak tertentu,” ujarnya., Minggu pagi (20/07/2025)
Terkait keberadaan aparat TNI di lokasi, manajemen menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari pengamanan rutin untuk memastikan ketertiban di area SPBU, bukan dalam kapasitas mengatur antrean atau menentukan siapa yang didahulukan.
“Personel keamanan yang ada bertugas menjaga situasi tetap kondusif, bukan terlibat dalam distribusi BBM. Kami menolak tudingan yang menyebut adanya praktik ‘setor’ atau penyalahgunaan kewenangan,” tambahnya.
Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang disebarkan melalui media sosial.
“Kami terbuka terhadap pengawasan dari pihak berwenang dan selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.(FB)


