PETI Hancurkan Dam Semagi, Warga Bathin II Pelayang Kehilangan Air Bersih

Gambar : Postingan Indra Dadak Mazetta

FAKTA BUNGO – Warga di sekitar Bendungan (Dam) Semagi kembali mengeluhkan kondisi air yang keruh dan tidak layak digunakan. Hal ini diduga kuat akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah sekitar bendungan tersebut.

Air bendungan yang biasanya menjadi sumber utama masyarakat untuk mandi, mencuci pakaian, dan kebutuhan sehari-hari kini berubah menjadi keruh. Kondisi ini memaksa masyarakat kesulitan mencari air bersih. Selain itu, dikhawatirkan muncul berbagai penyakit kulit dan penyakit lainnya yang dapat mengancam kesehatan warga.

Bacaan Lainnya

Indra Dadak Mazetta Putra dari Mantan Bupati Bungo H.Zulfikar Achamad melalui postingan FB nya menyuarakan keresahan ini. Ia meminta perhatian serius dari perangkat desa dan aparat hukum di wilayah Bathin II Pelayang.

Harapan besar ditujukan kepada Camat Bathin II Pelayang, Datuk Rio Desa Pelayang, Kapolsek Pelayang, Danramil Tanah Tumbuh, serta para ninik mamak, tuo tengganai, tokoh pemuda, cerdik pandai, hingga alim ulama untuk segera turun tangan mengatasi masalah tersebut.

Indra Dadak Mazetta menegaskan bahwa praktik PETI di sekitar Dam Semagi bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan dan kehidupan sosial warga setempat.

Mereka mendesak agar aparat dan pihak berwenang segera melakukan tindakan nyata demi menyelamatkan sumber air bersih bagi masyarakat.

“Air ini kebutuhan hidup sehari-hari, jangan sampai kami terus-menerus menderita akibat ulah oknum yang hanya mementingkan keuntungan pribadi,” keluh nya, Rabu pagi (27/08/2025).

Ia berharap, pihak berwenang dapat segera menindak tegas aktivitas PETI di kawasan Dam Semagi agar masyarakat kembali bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.(FB)

Pos terkait