Polres Bungo Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Dipicu Keterlambatan Distribusi

FAKTA BUNGO – Kepolisian Resor (Polres) Bungo melalui Satuan Intelkam memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Muara Bungo dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pengecekan langsung serta pembaruan data stok BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Rabu (25/12/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Pengecekan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan BBM menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sekaligus merespons munculnya antrean kendaraan di beberapa SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil pemantauan di lima SPBU utama yang menjadi titik antrean, diketahui bahwa stok BBM di Kota Muara Bungo secara umum masih dalam kondisi mencukupi. Total ketersediaan BBM yang tercatat saat ini meliputi Pertalite sebanyak 92.632 liter, Pertamax 55.337 liter, Solar 53.100 liter, dan Dexlite 50.693 liter.

Adapun SPBU yang dilakukan pengecekan langsung oleh jajaran Polres Bungo meliputi SPBU Pal 3, Pal 9, Candika, SKB, dan Air Gemuruh. Dari hasil monitoring tersebut, seluruh SPBU dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, meskipun di beberapa lokasi masih terlihat antrean kendaraan roda dua maupun roda empat.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polres Bungo telah mengambil sejumlah langkah strategis, antara lain melakukan pengecekan langsung stok BBM di SPBU, menyusun laporan situasi, berkoordinasi dengan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa stok BBM di Kabupaten Bungo masih aman, serta memberikan imbauan agar masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Selain itu, pengamanan juga dilakukan di setiap SPBU guna mencegah gangguan kamtibmas.

Seluruh perkembangan situasi tersebut juga telah dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan Polres Bungo.

Diketahui, antrean BBM yang terjadi belakangan ini dipicu oleh keterlambatan distribusi BBM. Truk tangki pengangkut BBM baru tiba di sejumlah SPBU sekitar pukul 09.00 WIB, berbeda dari jadwal normal yang biasanya dilakukan pada malam hari. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Selain faktor distribusi, tingginya harga BBM eceran di tingkat pengecer juga turut memicu kepanikan, sehingga masyarakat memilih mengantre di SPBU untuk mendapatkan BBM dengan harga resmi.

Polres Bungo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa stok BBM di wilayah Kota Muara Bungo masih mencukupi dan distribusi terus berjalan. Polres Bungo bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan guna menjaga stabilitas distribusi BBM serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.(**)

Pos terkait