FAKTA BUNGO – Pelaksanaan kampanye terbuka sekaligus penyampaian visi dan misi para calon Rio Dusun Pelayang, Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo, berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, Sabtu malam (20/6/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari tahapan Pemilihan Rio (Pilrio) Tahun 2026 tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Bungo dari Dapil IV Mutia Sari,S.IP, unsur pemerintah dusun, panitia penyelenggara, Badan Permusyawaratan Dusun (BPD), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, para calon Rio beserta pendukung, serta ratusan warga Dusun Pelayang.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pemungutan Pilrio Dusun Pelayang Dodi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seluruh tahapan Pilrio hingga memasuki hari terakhir masa kampanye.
“Alhamdulillah hingga hari kedua pelaksanaan kegiatan, panitia tetap solid dan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun fasilitas yang disediakan selama pelaksanaan kegiatan,” ujar Dodi.
Dodi juga menjelaskan bahwa berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, masa kampanye calon Rio berlangsung selama tiga hari, yakni 18 hingga 20 Juni 2026. Dengan berakhirnya masa kampanye pada pukul 24.00 WIB malam tersebut, seluruh alat peraga kampanye diminta segera ditertibkan.
Selain itu, panitia mengingatkan seluruh calon dan tim pendukung agar mematuhi seluruh aturan yang telah disepakati bersama demi menjaga situasi tetap kondusif menjelang hari pemungutan suara.
Sementara itu, Datuk Rio Dusun Pelayang Muhammad Tobri mengatakan, Pemerintah Dusun Pelayang mengajak seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu, 24 Juni 2026.
Pemerintah dusun menegaskan bahwa satu suara yang diberikan masyarakat akan menentukan arah kepemimpinan Dusun Pelayang selama delapan tahun ke depan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani. Jangan sampai kesempatan menentukan masa depan dusun ini disia-siakan,” ujarnya.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan meskipun memiliki pilihan yang berbeda. Perbedaan pilihan politik dinilai sebagai bagian dari demokrasi yang harus disikapi dengan kedewasaan.
Pada kesempatan yang sama, Plt Camat Bathin II Pelayang, Said Andi Sadri Alhabsy, S.TP.,M.M mengajak seluruh pihak kembali diingatkan untuk memegang teguh Pakta Integritas dan Deklarasi Damai yang sebelumnya telah disepakati bersama oleh para calon Rio.
Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain menjaga persatuan masyarakat, menghindari politik uang, tidak menyebarkan fitnah maupun informasi yang dapat memecah belah masyarakat, serta menjaga suasana damai selama seluruh tahapan Pilrio berlangsung.
Selain membahas tahapan Pilrio, pemerintah dusun juga menyampaikan sejumlah agenda penting yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang, termasuk kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan dan kabupaten serta berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sementara Itu Kapolsek Bathin II Pelayang IPTU Afandi Anora juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemungutan suara. Dari total 1.399 pemilih yang terdaftar, tingkat partisipasi masyarakat dinilai akan sangat menentukan kualitas demokrasi dan masa depan pembangunan dusun.
“Kami berharap Pemilihan Rio Dusun Pelayang Tahun 2026 dapat menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang aman, damai, jujur, dan bermartabat, baik di Kecamatan Bathin II Pelayang maupun Dusun secara umum,” ujarnya.
Babinsa Dusun Pelayang dalam pidatonya meminta kepada Masyarakat, khususnya kaum ibu dan generasi muda, diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan tersebut guna mengharumkan nama Dusun Pelayang.
Menjelang berakhirnya kegiatan, seluruh masyarakat kembali diajak untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Rio diharapkan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Dusun Pelayang.
“Pemilihan hanya berlangsung satu hari, namun persaudaraan dan kebersamaan harus tetap terjaga selamanya. Siapa pun yang terpilih merupakan pilihan masyarakat yang harus kita hormati dan dukung bersama demi kemajuan dusun,” tutup Babinsa
Dengan berakhirnya masa kampanye, masyarakat Dusun Pelayang kini bersiap menyambut hari pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada 24 Juni 2026 dengan harapan dapat melahirkan pemimpin yang amanah, mampu membawa kemajuan, serta menjaga persatuan dan kesejahteraan masyarakat.(FB)





