FAKTA BUNGO – Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap di Kabupaten Bungo kembali ditunjukkan. Sebanyak 2.000 masker dibagikan kepada warga di sejumlah titik di Kabupaten Bungo, Selasa (8/9/2026) siang.
Aksi sosial tersebut dilakukan oleh Darwandi selaku Wakil Ketua II DPRD Bungo bersama sejumlah rekan media, di antaranya Sidak Post, Bungo TV, Media Preatasi, Fakta Bungo, dan Lembaga Penyiaran Bass FM, serta sejumlah organisasi masyarakat (ormas).
Pembagian masker dilakukan di beberapa lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat, di antaranya kawasan Simpang Rum, Simpang Air Mancur, serta taman dekat SMP Negeri 1 Bungo.
Darwandi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan aksi kedua yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Bungo yang terdampak kondisi kabut asap.
“Yang pertama sekitar satu minggu yang lalu kita bagi seribu. Hari ini insyaallah sudah habis dua ribu,” ujar Darwandi.
Menurutnya, selain 2.000 masker yang dibagikan pada kegiatan kali ini, masih tersedia stok sekitar 2.500 hingga 3.000 masker yang nantinya akan kembali dibagikan kepada masyarakat, termasuk para pelajar.
Darwandi menyebut sebelumnya masker juga telah disalurkan ke sejumlah sekolah. Masker tersebut dititipkan melalui guru untuk kemudian dibagikan kepada para siswa.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus mendorong Pemerintah Kabupaten Bungo untuk terus memantau kondisi kualitas udara akibat kabut asap.
“Mudah-mudahan ini bisa membantu dan bisa mengetuk hati pemerintah Kabupaten Bungo untuk bisa selalu memantau keadaan asap ini. Kalau memang anak-anak perlu diliburkan, liburkan lagi sekolah,” katanya.
Menurut Darwandi, kesehatan anak-anak harus menjadi perhatian utama ketika kondisi udara memburuk. Karena itu, pihaknya siap kembali menyalurkan masker ke sekolah-sekolah yang membutuhkan.
Ia mengatakan, sedikitnya tiga sekolah telah menjadi sasaran penyaluran masker. Ke depan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan rekan-rekan media untuk menentukan sekolah yang membutuhkan bantuan masker.
“Mungkin nanti minta saran juga ke kawan media, sekolah mana. Kita siap turunkan juga. Di hari Kamis boleh juga atau hari Jumat boleh juga. Insyaallah,” ujarnya.
Darwandi juga mengajak tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama membantu warga menghadapi kondisi kabut asap.
“Mari kita sama-sama membagi masker untuk masyarakat Kabupaten Bungo,” pungkasnya.
Sementara itu, kondisi kabut asap di Kabupaten Bungo sebelumnya juga telah mendapat perhatian dari sejumlah pihak. Polres Bungo membagikan 1.000 masker kepada masyarakat pada 4 September 2026, sementara sejumlah fasilitas kesehatan dan sekolah turut mengimbau warga menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.(FB)






