Fantastis! CV Gading Cempaka Dapat Proyek Drainase Sungai Dingin Bungo Rp2,5 Miliar, Volume Pekerjaan Jadi Sorotan

Foto: Ilustrasi proyek Pembangunan Drainase Sungai Dingin Kabupaten Bungo senilai Rp2,5 miliar yang dikerjakan CV Gading Cempaka. Sorotan publik tertuju pada proses tender ulang serta keterbukaan informasi mengenai panjang dan volume pekerjaan drainase.

FAKTA BUNGO –  Proyek Pembangunan Drainase Sungai Dingin di Kabupaten Bungo dengan nilai pagu dan HPS mencapai Rp2,5 miliar menjadi perhatian publik setelah tender ulang paket tersebut mencatat CV Gading Cempaka sebagai pemenang.

Paket pekerjaan tersebut berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bungo, khususnya pada bidang yang menangani pekerjaan Cipta Karya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data tender, paket Pembangunan Drainase Sungai Dingin memiliki pagu dan HPS sebesar Rp2.500.000.000, menggunakan sumber dana APBD 2026 dan merupakan pekerjaan konstruksi dengan kualifikasi usaha kecil.

Namun, di lapangan muncul pertanyaan lain. Papan proyek yang terpasang di lokasi pekerjaan tidak mencantumkan secara jelas berapa panjang atau volume total drainase yang akan dibangun/dikerjakan.

Padahal, informasi mengenai volume pekerjaan menjadi salah satu informasi penting bagi masyarakat untuk mengetahui kesesuaian antara nilai anggaran dengan pekerjaan fisik yang dilaksanakan.

Data yang dipublikasikan sebelumnya menyebutkan spesifikasi penampang drainase yang direncanakan berukuran sekitar 1,00 meter × 1,00 meter × 1,00 meter. Namun, panjang keseluruhan drainase yang menjadi lingkup pekerjaan belum ditemukan dalam sumber publik yang dapat diverifikasi.

Tender Pertama Sempat Gagal

Menariknya, sebelum CV Gading Cempaka ditetapkan sebagai pemenang pada tender ulang, proyek yang sama sempat mengalami kegagalan tender.

Tender pertama menggunakan kode 10129676000 dengan nilai pagu dan HPS Rp2,5 miliar.

Dalam proses tersebut, CV Gading Cempaka tercatat memasukkan penawaran sebesar Rp2.476.848.934,24.

Sementara Gunung Sago Perkasa mengajukan penawaran Rp2.270.462.260,32 dan CV Dua Putra mengajukan Rp2.422.494.228,03.

Namun ketiga peserta yang memasukkan penawaran tersebut menghadapi persoalan dalam proses evaluasi.

CV Gading Cempaka tercatat mendapatkan catatan bahwa personel manajerial tidak dapat diklarifikasi.

Gunung Sago Perkasa dinyatakan gugur karena persyaratan pengalaman personel pelaksana tidak memenuhi ketentuan, sedangkan CV Dua Putra dinyatakan gugur terkait dokumen KIR dumptruck yang dilampirkan tidak berlaku.

Karena tidak terdapat peserta yang memenuhi persyaratan hingga tahap akhir, tender pertama akhirnya gagal.

Tender Ulang, CV Gading Cempaka Kembali Masuk

Setelah tender pertama gagal, paket tersebut kemudian kembali dilelang melalui Pembangunan Drainase Sungai Dingin Tender Ulang.

Tender ulang menggunakan kode 10143821000, dengan nilai HPS dan pagu tetap sebesar Rp2,5 miliar. Data tender menunjukkan proses tersebut telah selesai.

Sementara itu, data BidIntel mencatat CV Gading Cempaka sebagai peserta pada tender pertama dan kembali mengikuti tender ulang, kemudian tercatat dengan status menang pada tender ulang tersebut.

Rekam Jejak CV Gading Cempaka

Perhatian publik juga tertuju pada rekam jejak perusahaan.

Data BidIntel mencatat CV Gading Cempaka pertama kali terdeteksi dalam data pengadaan pada 2025. Data tersebut juga mencatat kemenangan pertama perusahaan pada proyek Rehabilitasi SDN 98/IV Kota Jambi.

Dalam data yang sama, kontrak terbesar yang tercatat untuk perusahaan tersebut mencapai sekitar Rp696,5 juta, juga pada proyek Rehabilitasi SDN 98/IV Kota Jambi. BidIntel mencatat tiga kali aktivitas perusahaan dengan instansi Kota Jambi.

Selain proyek tersebut, informasi yang berkembang menyebut CV Gading Cempaka juga mengerjakan sejumlah paket rehabilitasi sekolah di Kota Jambi, di antaranya Rehabilitasi SDN 22/IV, Rehabilitasi SDN 98/IV dan Rehabilitasi SDN 86/IV.

Namun, nilai pagu masing-masing paket tersebut perlu dicocokkan kembali dengan dokumen resmi LPSE agar angka yang dipublikasikan tidak keliru.

Dari Paket Ratusan Juta ke Proyek Rp2,5 Miliar

Data yang tersedia menunjukkan adanya perbedaan nilai antara proyek terbesar CV Gading Cempaka yang tercatat dalam data BidIntel, sekitar Rp696,5 juta, dengan paket Pembangunan Drainase Sungai Dingin yang memiliki HPS Rp2,5 miliar.

Hal tersebut menjadi informasi yang patut diketahui masyarakat, terutama terkait bagaimana persyaratan kualifikasi, pengalaman, personel, peralatan dan kemampuan perusahaan dinilai dalam proses tender.

Namun, perbedaan nilai paket tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran. Penetapan pemenang harus dilihat berdasarkan dokumen pemilihan, hasil evaluasi Pokja, persyaratan kualifikasi serta dokumen kontrak yang berlaku.

Berapa Sebenarnya Panjang Drainase yang Dikerjakan?

Pertanyaan utama yang kini menarik perhatian adalah berapa panjang total drainase Sungai Dingin yang akan dibangun dengan anggaran Rp2,5 miliar tersebut?

Sebab, ukuran penampang drainase telah disebutkan sekitar 1 meter × 1 meter × 1 meter, sementara informasi mengenai panjang total pekerjaan belum terlihat pada papan proyek yang menjadi perhatian di lapangan.

Informasi volume tersebut penting agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka berapa meter drainase yang dikerjakan, lokasi atau titik pekerjaan, serta bagaimana nilai kontrak Rp2,5 miliar tersebut dialokasikan terhadap pekerjaan fisik.

Karena itu, publik dapat meminta penjelasan kepada Dinas PUPR Kabupaten Bungo, khususnya bidang terkait, mengenai panjang atau volume pekerjaan berdasarkan kontrak dan RAB resmi.

Selain itu, dokumen tender dan kontrak juga dapat menjadi rujukan untuk memastikan apakah volume yang tercantum dalam dokumen pengadaan telah sesuai dengan pekerjaan yang dilaksanakan di lapangan.

Berita ini tidak menyimpulkan adanya pelanggaran atau penyimpangan. Sorotan diarahkan pada keterbukaan informasi mengenai volume pekerjaan dan proses pengadaan agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang lengkap mengenai penggunaan anggaran publik.(FB)

Pos terkait