FAKTABUNGO.COM-Masa kepemimpinan H Mashuri-H Safruddin Dwi Apriyanto (Hamas-Apri), pembangunan di Kabupaten Bungo di semua sektor mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satunya dengan berdirinya Kantor Imigrasi di Kabupaten Bungo, sehingga sangat memudahkan warga untuk berpergian ke luar negeri.
Calon Bupati nomor 2, H Mashuri menyebutkan, empat tahun ini, bukan hanya saja bandara yang diperhatikan, tapi juga bagaimana mempermudah orang untuk pergi dan keluar negeri.
Maka selama kepemimpinan Mashuri lah ada kantor imigrasi di Kabupaten Bungo. “Saya undang menteri datang, saya undang dirjen datang. Saya datang sendiri ke tempat menteri itu, Pak Menteri (Menteri Hukum dan HAM Yasona Loaly), datanglah ke Bungo,alhamdulillah pak menteri datang,” ungkap Mashuri dihadapan sejumlah warga yang sebelumnya pendukung pasangan SZ-Erick beralih mendukung Hamas-Apri di Posko Pemenangan Hamas-Apri, Rabu (4/11).
- Warga Dusun Peninjau Masih Blokir Jalan, Tunggu Ketegasan Pemkab Bungo
- Heboh! SPBU 24.372.25 Rantau Ikil Diduga Tak Layani Bus Isi Solar, Warga Soroti Prioritas Pelangsir
- Sudah Hari Keempat Jalan Ditutup di Dusun Peninjau, Perhatian DPRD Dapil IV dan Pemda Dipertanyakan
- Satreskrim Polres Bungo Ungkap Curas di Perumahan Bungo Persada Indah, Korban Disekap dan Barang Berharga Dibawa Kabur
- Amrizal Dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo
- Setelah 1,3 Tahun Menjabat Plt, Syafrizal Resmi Jadi Kepala Dinas PMD Kabupaten Bungo
Sewaktu datang ke Bungo, Menteri Yasona kata Mashuri sangat kagum dan menyebutkan perkembangan Kabupaten Bungo sangat luar biasa.
“Kalau orang sekali setahun ke Bungo dio secara jujur pasti orang ngatokan kota Bungo luar biaso. Itu diakui, diakui oleh pemerintah,” paparnya.
“Kito dapat adipura dari Bapak Presiden jugo dapat penghargaan-penghargaan yang lain, dan terakhir kito dapat penghargaan daerah terbaik pengendali inflasi daerah di Republik ini. Agi jugo ndak bantah kito ko, Presiden be ngakui kito yang ilok, kito dewek dak ngakui, yo ntah lah…, dak tau lagi kito, tapi yo seperti itulah,” sebut Mashuri.
Sebut Mashuri, kalau ada yang menyebutkan kabupatennya hebat , bersih, rapi, pembangunan maju. “Dikit ba, tanyo dengan Bupatinyo, Pak Bupati dapat Adipura ndak?, kalau jawabannya ndak. Belum. Oi kami hebat, laporan keuangan kami transparan, mantaplah galonyo. Dikit bae, pak laporan keuangannya dapat WTP ndak?, kalau dak, dak hebat. Itulah ado ukurannyo. Siapo yang ngato hebat, bukan kito. Presiden yang ngato hebat, menteri yang ngato hebat, kalau kito dewek ngato kito hebat menteri dak ngato kito hebat, berarti kito lebih hebat dari menteri, itu baelah,” sebut Mashuri lagi.
Pada kesempatan itu, Mashuri juga menyebutkan adanya banyak buly-buly soal jalan yang rusak. Katanya, dalam mmbangun bukan hanya fisik dan bukan jalan saja. Jalan itu hanya sebagian kecil dari pembangunan. Bisa saja semua itu diperbaiki sekaligus. Mulus. Cuma setelah itu uang untuk sekolah tidak ada lagi, untuk sehat dak ado lagi. Percuma.
“Sekarang yang saya tengok, yang dibuly-buly itu cuma jalan. Kalau kito mau jujur, sayo contohkan pergi ke Bathin III Ulu, kito total jalannya sekitar 60 kilo, paling yang buruk itu tigo kilo empat kilo, gelombang dikit, lobang dikit. Tapi biaslah, zamannya kini macam itulah,” ujarnya. (TMC).ediri Kantor Imigrasi di Bungo
MUARABUNGO-Masa kepemimpinan H Mashuri-H Safruddin Dwi Apriyanto (Hamas-Apri), pembangunan di Kabupaten Bungo di semua sektor mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satunya dengan berdirinya Kantor Imigrasi di Kabupaten Bungo, sehingga sangat memudahkan warga untuk berpergian ke luar negeri.
Calon Bupati nomor 2, H Mashuri menyebutkan, empat tahun ini, bukan hanya saja bandara yang diperhatikan, tapi juga bagaimana mempermudah orang untuk pergi dan keluar negeri.
Maka selama kepemimpinan Mashuri lah ada kantor imigrasi di Kabupaten Bungo. “Saya undang menteri datang, saya undang dirjen datang. Saya datang sendiri ke tempat menteri itu, Pak Menteri (Menteri Hukum dan HAM Yasona Loaly), datanglah ke Bungo,alhamdulillah pak menteri datang,” ungkap Mashuri dihadapan sejumlah warga yang sebelumnya pendukung pasangan SZ-Erick beralih mendukung Hamas-Apri di Posko Pemenangan Hamas-Apri, Rabu (4/11).
Sewaktu datang ke Bungo, Menteri Yasona kata Mashuri sangat kagum dan menyebutkan perkembangan Kabupaten Bungo sangat luar biasa.
“Kalau orang sekali setahun ke Bungo dio secara jujur pasti orang ngatokan kota Bungo luar biaso. Itu diakui, diakui oleh pemerintah,” paparnya.
“Kito dapat adipura dari Bapak Presiden jugo dapat penghargaan-penghargaan yang lain, dan terakhir kito dapat penghargaan daerah terbaik pengendali inflasi daerah di Republik ini. Agi jugo ndak bantah kito ko, Presiden be ngakui kito yang ilok, kito dewek dak ngakui, yo ntah lah…, dak tau lagi kito, tapi yo seperti itulah,” sebut Mashuri.
Sebut Mashuri, kalau ada yang menyebutkan kabupatennya hebat , bersih, rapi, pembangunan maju. “Dikit ba, tanyo dengan Bupatinyo, Pak Bupati dapat Adipura ndak?, kalau jawabannya ndak. Belum. Oi kami hebat, laporan keuangan kami transparan, mantaplah galonyo. Dikit bae, pak laporan keuangannya dapat WTP ndak?, kalau dak, dak hebat. Itulah ado ukurannyo. Siapo yang ngato hebat, bukan kito. Presiden yang ngato hebat, menteri yang ngato hebat, kalau kito dewek ngato kito hebat menteri dak ngato kito hebat, berarti kito lebih hebat dari menteri, itu baelah,” sebut Mashuri lagi.
Pada kesempatan itu, Mashuri juga menyebutkan adanya banyak buly-buly soal jalan yang rusak. Katanya, dalam mmbangun bukan hanya fisik dan bukan jalan saja. Jalan itu hanya sebagian kecil dari pembangunan. Bisa saja semua itu diperbaiki sekaligus. Mulus. Cuma setelah itu uang untuk sekolah tidak ada lagi, untuk sehat dak ado lagi. Percuma.
“Sekarang yang saya tengok, yang dibuly-buly itu cuma jalan. Kalau kito mau jujur, sayo contohkan pergi ke Bathin III Ulu, kito total jalannya sekitar 60 kilo, paling yang buruk itu tigo kilo empat kilo, gelombang dikit, lobang dikit. Tapi biaslah, zamannya kini macam itulah,” ujarnya. (TMC).
Baca Terpopuler
- Bupati Bungo Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya (2,616 views)
- Amrizal Dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo (1,091 views)
- Bupati Bungo Lantik M. Hilal sebagai Kepala BP2RD Definitif Setelah 5 Tahun Jadi Plt (1,073 views)
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi (1,042 views)
- DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna, Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 Disepakati (978 views)
- Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Nasabah Diminta Update Aplikasi (678 views)
- Satreskrim Polres Bungo Ungkap Curas di Perumahan Bungo Persada Indah, Korban Disekap dan Barang Berharga Dibawa Kabur (649 views)
- Didampingi Wakil Bupati, Dinas Sosial dan BAZNAS, Hj. Siti Alimah Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sirih Sekapur (646 views)
- Setelah 1,3 Tahun Menjabat Plt, Syafrizal Resmi Jadi Kepala Dinas PMD Kabupaten Bungo (627 views)
- Usai Dilantik sebagai Datuk Rio Dusun Pelayang, Herdi Diberi Gelar Adat Suko Berajo (554 views)
- Zakaria Kecam Keras Wartawan Dilarang Meliput Peletakan Batu Pertama Renovasi Kantor Imigrasi Bungo
- Pemkab Bungo Hibahkan Tanah Untuk Perluas Kantor Imigrasi Bungo
- Usai Dilantik Sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Bungo, Hamas-Apri Gelar Tasyakuran Dan Doa Bersama
- Setda Bungo Menandatangani Kerjasama Dengan Dirjen Imigrasi Di Kemenkumham Jakarta
- Masyarakat Tanjung Gedang Adakan Syukuran Kemenangan Hamas-Apri
- TENG!!! KPU Bungo Resmi Tetapkan Hamas-Apri Sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Bungo Terpilih








