Dengan Gunakan Dana APBN, 32 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi Yang Diadakan Nakertrans

FAKTA BUNGO – Dinas tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bungo membuka pelatihan berbasis kompetensi (PBK), balai besar pengembangan latihan kerja (BBPLK) Medan bertempat di Balai latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bungo tahun anggaran 2021.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Setda Bungo Ir.H.Saiful Azhar, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bungo Ir.Hj.Anna Lukita.,MM. Sekdis Nakertans Hendri Yusuf, Kabid Transmigrasi, Kepala BLK, Datuk Rio, Serta para peserta pelatihan., Senin (30/08/2021).

Bacaan Lainnya

Adapun program pelatihan yang di buka kali ini antara lain Operator Komputer (1)Paket, dan perawatan AC Split (1 Paket). Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 32 orang dengan rincian, 16 orang mengikuti pelatihan AC Split, dan 16 orang mengikuti operator Komputer.

Ir.H.Syaiful Azhar.,MM selaku Asisten II Setda Bungo mengatakan, hari ini Disnakertrans Bungo mengadakan pelatihan berbasis kompetensi bagi peserta yang mengikuti pelatihan Operator komputer dan AC Split.

“Kita melihat bahwa ini pelatihan yang betul betul  hasilnya kita harapkan dapat memberikan dampak yang baik terutama bagi masyarakat yang memang terdampak pada covid-19, yang mana covid-19 membuat seluruh dunia hilang mata pencaharian,”Ujarnya.

Bagi Dusun yang terdampak operasi peti kemarin ke depan setelah adik-adik atau rekan kita yang mengikuti pelatihan ini mereka bisa mandiri.

Syaiful Azhar berharap kepada peserta yang mengikuti pelatihan ini agar ke depannya bisa diterapkan ilmu yang di berikan oleh tenaga pengajar kepada masyarakat luas,”Katanya.

Sementara itu Kepala dinas Nakertrans Bungo Ir.Hj.Anna Lukita.,MM juga mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan paket yang terakhir untuk di tahun 2021.

“Tujuan dengan adanya pelatihan ini agar adik-adik kita bisa memahami betul ilmu apa yang telah di berikan oleh tenaga pengajar kepada peserta pelatihan ini.,”Ujar Anna Lukita.

Kedepannya mungkin mereka ingin berusaha untuk membuka lapangan kerja yang dengan ilmu yang telah di terapkan selama kepelatihan ini.pelatihan ini akan berlangsung selama 33 hari dari tanggal 30 Agustus hingga tanggal 33 Oktober 2021 mendatang.

Anna Lukita menambahkan,” bagi peserta yang sungguh-sungguh mengikuti selama berlangsungnya pelatihan ini sehingga bisa menjadi benar-benar menjadi bekal mereka untuk menciptakan pekerjaan baru atau bekerja di tempat-tempat yang lainnya,”Katanya.

Pelatihan ini berasal dari dana APBN kementerian Tenaga Kerja dan transmigrasi tahun 2021.(FB)

Pos terkait