FAKTA BUNGO – Terkait dengan pemberitaan sebelumnya, bahwasanya puluhan Bintara polisi yang baru bertugas di Mapolres Bungo babak belur dan mengalami luka lebam di bagian tubuh dan wajah.
Diketahui, sejumlah anggota polisi yang di duga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya itu ialah tidak benar, hal ini di katakan langsung oleh Kapolres Bungo AKBP Wahyu Bram membenarkan atas dugaan tersebut. Namun, dirinya menepis jika sejumlah Bintara Remaja mengalami babak belur.
Dirinya menyampaikan, bahwa isu tersebut bukanlah sebagai bentuk penganiayaan yang dilakukan oleh senior-senior Bintara, melainkan sebagai bentuk pembinaan disiplin.
Memang benar ada kegiatan pembinaan disiplin oleh bintara senior, namun sangat disayangkan terjadi penggunaan kekerasan dalam pembinaan disiplin tersebut.
Tadi malam saya bersama kasi kesehatan cek kondisi kesehatan mereka, pada dasarnya semuanya dalam kondisi baik tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan yang berarti.
Meskipun demikian, penggunaan kekerasan tidak dapat ditolerir, sehingga semua yang terlibat dalam peristiwa tersebut sedang dalam proses pemeriksaan untuk mendapatkan kejelasan terkait perannya masing-masing dan akan diberi sanksi sesuai perbuatan masing-masing
“Para senior-senior Bintara Remaja itu sedang diproses, karena hal-hal seperti ini tidak dibenarkan,” katanya., Senin pagi (08/08/2022)(FB)







