FAKTA BUNGO – Bertempat di sekitar simpang tiga jalur dua Bukit tengah, Kapolres Kerinci AKBP Patria Yuda Rahadian, S.I.K.M.I.K membuka open turnamen menembak kapolres Kerinci Cup Tahun 2022.
Tournament tersebut diikuti oleh para atlit dalam provinsi Jambi dari 11 Kabupaten Kota. Yang di gelar di simpang tiga jalur dua bukit tengah, tepatnya jalan menuju area perkantoran Bupati kerinci yang di gelar selama tiga hari dari tanggal 2 sampai dengan tanggal 4 September tahun 2022.
Turnamen ini di hadiri oleh Bupati Kerinci H.Adirozal dan semua Muspida Kerinci.
- Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Nasabah Diminta Update Aplikasi
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi
- Didampingi Wakil Bupati, Dinas Sosial dan BAZNAS, Hj. Siti Alimah Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sirih Sekapur
- Pemkab Bungo Dorong Regulasi WPR, Razia PETI Dinilai Belum Efektif
- DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna, Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 Disepakati
- WDP Berikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan Investasi di Bungo, Kuasa Hukum Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum
Putri Dwi Wulandari binaan club MBSC ( Muara Bungo Shooting Club) tampil memukau selama tiga hari dalam turnamen menembak Kapolres Cup Kerinci tersebut.
Putri berhasil meraih juara I dalam tournament ini, dirinya membawa nama . perwakilan SMA 1 Muara Bungo dan nama Kabupaten Bungo yang dia taruhkan.
Putri Dwi Wulandari bukan tampil di kejuaraan menembak dalam provinsi Jambi saja, dirinya pernah mengikuti kejurnas menembak beberapa bulan yang lalu.
Namun prestasi Putri Dwi Wulandari ini yang sudah membawa nama daerah Kabupaten Bungo baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun di tingkat kancah nasional, dirinya sama sekali tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Bungo, selama ini dia ikut bertanding dengan menggunakan dana pribadi.
Asadi selaku orang tua Puti Dwi Wulandari sekaligus sebagai pelatih meminta kepada pemerintah Kabupaten Bungo untuk memperhatikan atlit yang sudah membawa nama Kabupaten Bungo.
“Kami sebenarnya malu melihat atlit kami yang sudah membawa nama harum Kabupaten Bungo di tingkat nasional tetapi tidak di perhatikan sama sekali,”Kata Asadi., Minggu sore (04/09/2022).
Lihat daerah lain, atlitnya selalu di perhatikan oleh pemerintahnya, supaya atlitnya tetap bersemangat dalam mengikuti kejuaraan menembak.
“Sekali lagi kami minta kepada pemerintah daerah Kabupaten Bungo, tolong perhatikan atlit-atlit Bungo yang sudah membawa nama kabupaten Bungo baik itu di tingkat provinsi maupun di tingkat Nasional, saya melihat di Bungo ini banyak atlit-atlit yang berprestasi di semua bidang olahraga, tetapi perhatian dari Pemda tidak ada sedikitpun,”Ucapnya.(FB)
.
Baca Terpopuler
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi (333 views)
- Didampingi Wakil Bupati, Dinas Sosial dan BAZNAS, Hj. Siti Alimah Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sirih Sekapur (82 views)
- KPKI Bungo Perkuat Fungsi Kontrol, DPRD Jadi Sorotan Utama (69 views)
- Sosok Edi Kusnadi Menguat Jelang Pilkada Bungo 2030, Ini Rekam Jejaknya di DPRD (68 views)
- Fantastis! CV Gading Cempaka Dapat Proyek Drainase Sungai Dingin Bungo Rp2,5 Miliar, Volume Pekerjaan Jadi Sorotan (68 views)
- Sayuti MLH: Fit and Proper Test Bungo Bukti Komitmen Menang Bersama Rakyat (68 views)
- Serka Rochani Dorong Usaha Bengkel Warga Kratonan Terus Berkembang (67 views)
- Dinkes Bungo Bersama Kodim 0416 Bute Bagikan 6.000 Masker kepada Pengguna Jalan (66 views)
- Tim Gunjo Amankan Terduga Pelaku Curas, Korban Alami Kerugian Rp64,7 Juta Di Bungo Persada I (64 views)
- KBD Tahap IV Surakarta Diisi Penyuluhan Bela Negara, Kasdim Tekankan Pentingnya Persatuan (63 views)








