FAKTA BUNGO –Ketua majelis cabang (MACAB) Laskar merah putih Kabupaten Bungo Jumiwan Aguza,S.M menyatakan mengundurkan diri selaku Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Merah Putih Bungo masa bakti 2020-2024 terhitung sejak hari Selasa tanggal 10 Oktober 2023 Pukul 15.20 WIB.
Jumiwan Aguza,S.M diangkat dan di tunjuk sebagai ketua MACAB Laskar Merah Putih Bungo sejak tanggal 1 Agustus tahun 2020 yang di tanda tangani oleh ketua umum Mabes LMP Ade Manurung 3 tahun yang lalu.
Pengunduran Jumiwan Aguza tersebut sudah ia pikirkan berkali-kali, karena menurutnya ini yang terbaik bagi Laskar Merah Putih Kabupaten Bungo kedepannya, karena banyak organisasi yang di pegang takutnya LMP ini tidak terurus.
” Bismillahirrahmanirrahim dengan hari ini saya nyatakan mundur dari ketua MACAB Laskar Merah Kabupaten Bungo, semoga ini menjadi yang terbaik bagi saya dan Laskar Merah Putih Kabupaten Bungo pada Khususnya,”Katanya.
Di tambahkannya, dirinya memohon maaf yang sebesar-besarnya, jika ada kesalahan atau khilaf yang pernah di perbuat baik di sengaja maupun tidak sengaja selama menjabat sebagai ketua MACAB Laskar Merah putih Kabupaten Bungo mohon di maafkan.
“Saya Jumiwan Aguza,S.M selaku ketua MACAB LMP Kabupaten Bungo, kalau selama ini ada kata-kata saya yang tidak berkenan hati kepada anggota mohon di maafkan, karena itu adalah kekurangan saya selaku manusia biasa.,”Ucapnya.
Dengan pengunduran dirinya sebagai ketua MACAB LMP Kabupaten Bungo, Jumiwan Aguza telah membuat surat pengunduran dirinya dan di layangkan ke polres Bungo dan Kodim 0416 Bute hanya sebagai pemberitahuan bahwa Sanya dirinya sudah mengundurkan diri sebagai Ketua LMP Kabupaten Bungo.
“Iya, saya sudah membuat surat pengunduran diri saya sebagai ketua LMP Kabupaten Bungo dan juga sudah di layangkan ke Polres Bungo dan ke Kodim 0416 Bute sebagai pemberitahuan. Dan juga sudah saya kirim ke Mabes LMP Via WhatsApp (WA).
Ia menjelaskan juga, kalau ada kegiatan yang mengatasnamakan Laskar Merah Putih Kabupaten Bungo dirinya tidak bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.
“Saya tidak bertanggung jawab seandainya kalau ada mengatasnamakan LMP Kabupaten Bungo membuat kegiatan itu bukan tanggung jawab lagi,”Tutupnya.






