FAKTA BUNGO – Badan pengawas pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Bungo bersama Dinas Komunikasi Informasi dan persandian ( Diskominfo & Persandian) serta Kementerian agama Bungo melakukan penandatanganan MOU kerjasama guna sukseskan pemilu 2024 melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Kepala Dinas Diskominfo & Persandian Daruqotni dalam sambutannya mengatakan, dirinya menyambut baik sinergitas kerjasama Bawaslu Bungo dengan Diskominfo & Persandian yang di lakukan mulai saat ini.
” Dengan adanya kerjasama MOU ini kami harapkan tidak ada lagi berita yang tidak benar (Hoax) yang diterbitkan oleh seluruh media di Kabupaten Bungo,”Katanya, Jum’at pagi (09/02/2024).
Menurutnya kerjasama ini juga akan mampu mewujudkan penguatan Koordinasi para pihak. Acara penandatanganan itu berlangsung di room Amaris Hotel Kabupaten Bungo.
” Kerja sama ini bisa mewujudkan serta penguatan koordinasi oleh para pihak.,”Tambahnya.
Dengan adanya Kerja sama ini paling tidak bisa menjadikan masyarakat jauh lebih paham dan dewasa, ketika berbicara tentang pemilu dan pilkada.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah membuat kesepakatan kerja sama, ini juga bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam rangka mensukseskan pemilu 2024,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Bungo Asmadi mengatakan, pada prinsipnya kerja sama yang dilakukan ini bagian upaya pencegahan berkembangnya berita-berita hoax, pada proses tahapan pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Selain itu, Bawaslu nantinya akan mengawasi peredaran konten di internet, layanan jejaring sosial seperti facebook, you tube, instagram maupun tiktok, demi kelancaran dan keamanan proses pemilu.
Ia juga sempat menyinggung soal bahaya hoax, dengan mengatakan hoax bisa menimbulkan bencana di dunia nyata, untuk itu Bawaslu akan bekerja intens, bersama dengan Diskominfo agar tidak terjadi mis informasi atau disinformasi hoax.
“Acara itu di ikuti sebanyak 153 Panwaslu di 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bungo,”Tutupnya.(FB)





