Dinas TPH&Bun Bungo Siap Jalankan Program Prowitra

Gambar : Kepala Dinas TPH Bun Bungo Muhammad Hasbi.,S.P.,M.Si

FAKTA BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program unggulan berbasis pertanian. Salah satunya melalui Program Wirausaha Pertanian (PROWITRA) yang kini mulai direalisasikan dengan penyaluran 30.000 bibit tanaman ke sejumlah wilayah pedesaan.

Insha Allah Prowitra ini akan di launchingkan oleh Bapak Bupati Di Dusun Mangun Jayo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VIO, Kabupaten Bungo pada hari Selasa besok.

Bacaan Lainnya

Setiap dusun mendapat alokasi bibit yang akan ditanam di lahan dengan luas maksimal 1 hektar, menyesuaikan dengan potensi serta kesiapan wilayah masing-masing selama kepemimpinan Dedi Putra – Triwahyuni Hidayat.

Program ini juga menyasar ke petani dan kelompok masyarakat yang ingin mengembangkan usaha berbasis pertanian secara mandiri. Jenis bibit yang diberikan meliputi tanaman produktif, tanaman keras, serta tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya tumbuh yang baik di wilayah Bungo.

Kepala Dinas TPH Bun Bungo, Muhammad Hasbi.,S.P.,M.Si menyebutkan bahwa PROWITRA tidak hanya sekadar bantuan bibit, melainkan juga dibarengi dengan pendampingan teknis, pelatihan budidaya, hingga monitoring berkala agar bibit yang diberikan benar-benar tumbuh optimal dan memberikan hasil jangka panjang bagi masyarakat.

“Program PROWITRA merupakan visi dan misi Bupati Dedi putra-Tri Wahyu Hidayat , ini merupakan langkah konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Kami ingin membangun mental wirausaha tani yang tangguh, bukan hanya mengandalkan bantuan, tapi juga mampu mengelola dan mengembangkan lahannya secara produktif,” ujarnya., Sabtu siang (26/07/2025).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa melalui program ini, masyarakat didorong untuk memanfaatkan lahan tidur atau lahan terbengkalai menjadi lahan produktif yang mampu menghasilkan nilai ekonomi. Dengan demikian, tidak hanya berdampak pada pendapatan warga, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah dan pelestarian lingkungan.

Para kepala dusun dan warga penerima manfaat menyambut antusias program ini. Mereka berharap ke depan, program seperti PROWITRA dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak wilayah, sekaligus melibatkan lebih banyak kelompok tani dan pemuda desa.,”Tambah Hasbi.

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat. Kalau ada pendampingan secara teknis dan berkelanjutan, saya yakin hasilnya akan terasa langsung di masyarakat,”katanya lagi.

Pemerintah Kabupaten Bungo berharap, lewat PROWITRA, akan lahir wirausahawan tani baru di daerah pedesaan yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari transformasi ekonomi desa, dari yang semula bergantung pada sektor konsumtif, menjadi produktif dan berbasis potensi lokal.

“Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, PROWITRA menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam membangun dari bawah, memberdayakan desa, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui sektor pertanian,”tutupnya.(FB)

Pos terkait