FAKTA BUNGO – Dinas Kesehatan Bungo terus mengupayakan percepatan pemenuhan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui berbagai langkah strategis, termasuk memperkuat peran tenaga kesehatan di lapangan. Saat ini CKG sudah mencapai 30% Intervensi Layanan Primer (ILP) telah berjalan di seluruh Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di wilayah Kabupaten Bungo.
Menurut Kepala Dinas Dinas Kesehatan Kabupate Bungo dr.Safarudin Matondang.,M.Ph mengambil langkah lebih lanjut seperti melibatkan komunitas masyarakat melalui pertemuan di balai desa juga direncanakan apabila dibutuhkan.
Pertemuan komunitas ini diharapkan dapat memperkuat edukasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar, termasuk pemenuhan CKG.
“Kita upayakan dulu langkah-langkah internal. Kalau ke komunitas masyarakat, nanti bisa kita lakukan melalui pertemuan-pertemuan di balai desa untuk pelaksanaan CKG,” ungkap kadis kesehatan Bungo, dr.Safarudin Matondang,M.Ph
Dinkes Bungo mengakui bahwa salah satu kendala di lapangan adalah kesibukan warga, terutama di wilayah kecamatan yang mayoritas bekerja di kebun atau sawah sejak pagi. Kondisi ini membuat mereka sulit memanfaatkan layanan kesehatan pada jam kerja reguler.
- Penguatan Pemahaman HAM, Nakes Bungo Didorong Tingkatkan Pelayanan Kesehatan yang Transparan dan Berkualitas
- Dinkes Bungo Bersama Kodim 0416 Bute Bagikan 6.000 Masker kepada Pengguna Jalan
- Kabar Gembira! Dinas Kesehatan Bungo Siapkan Proyek Rp 7,4 Miliar, Peluang Besar bagi Kontraktor Lokal
- Perkuat Pembinaan, KONI Bungo Teken MoU Kesehatan dengan Dinkes dan RSUD Hanafie
- Dinkes Bungo Dan Dinkes Provinsi Jambi Perkuat SPM, Fokus Pada Penanganan TBC
- Resmikan Puskesmas Air Gemuruh, Bupati Bungo Perkuat Layanan Kesehatan Dasar di Kecamatan Batin III
“Kendala kita itu biasanya karena ketidak sempatan warga di jam tertentu. Mereka dari pagi sudah ke kebun, jadi waktunya tidak sesuai dengan jam pelayanan,” jelasnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Puskesmas di Kabupaten Bungo memastikan tetap membuka layanan pada sore hari sebagai alternatif bagi masyarakat yang tidak sempat datang di pagi atau siang.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan pelayanan sore hari. Memang jumlah tenaga kesehatan tidak sebanyak pagi hari, tapi pelayanan tetap berjalan,” tambahnya.
Pemerintah juga berharap adanya dukungan dari lintas sektor untuk memperkuat pelaksanaan ILP dan percepatan CKG. Kolaborasi yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, perangkat desa, serta masyarakat diharapkan dapat mewujudkan pelayanan yang maksimal.(FB)
Baca Terpopuler
- Bupati Bungo Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya (2,770 views)
- Amrizal Dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo (1,194 views)
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi (1,179 views)
- Bupati Bungo Lantik M. Hilal sebagai Kepala BP2RD Definitif Setelah 5 Tahun Jadi Plt (1,167 views)
- DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna, Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 Disepakati (1,092 views)
- Didampingi Wakil Bupati, Dinas Sosial dan BAZNAS, Hj. Siti Alimah Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sirih Sekapur (751 views)
- Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Nasabah Diminta Update Aplikasi (751 views)
- Satreskrim Polres Bungo Ungkap Curas di Perumahan Bungo Persada Indah, Korban Disekap dan Barang Berharga Dibawa Kabur (721 views)
- Setelah 1,3 Tahun Menjabat Plt, Syafrizal Resmi Jadi Kepala Dinas PMD Kabupaten Bungo (695 views)
- Hari Kelima, Warga Dusun Peninjau Masih Blokir Jalan Penghubung Bathin II Pelayang-Limbur (638 views)








