FAKTA BUNGO – Warga RT 09 Kampung Tukum Dua, Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di area kebun warga pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban diketahui bernama Ridua Silaban (45). Berdasarkan identitas pada KTP, korban tercatat lahir di Sempung Polling Lae Parira, Sumatera Utara.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh istri korban di area kebun warga yang berada tidak jauh dari pondok tempat korban biasa beraktivitas sehari-hari.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah dalam keadaan membusuk. Warga menduga korban telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum ditemukan.
Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar kaget dan berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Salah seorang warga Kampung Tukum Dua, Dedi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, kejadian ini langsung menjadi perbincangan masyarakat setempat.
“Betul, kami warga Kampung Tukum Dua heboh atas penemuan sosok mayat laki-laki usia sekitar 45–46 tahun. Alamat di KTP Sumatera Utara. Ditemukan di kebun warga tidak jauh dari pondok oleh istrinya sendiri,” ujar Dedi kepada media.
Ia juga menyebutkan bahwa korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam lambung.
Setelah penemuan tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT, perangkat kampung, serta Rio (Kepala Dusun) Sirih Sekapur.
Laporan kemudian diteruskan ke pihak Polsek Jujuhan untuk ditindaklanjuti.
Kapolsek Jujuhan, AKP Budi Santoso, membenarkan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat tersebut.
“Betul, kami menerima laporan dari warga RT 10 Tukum Dua, Sirih Sekapur, Jujuhan, Bungo terkait penemuan mayat,” ujar Kapolsek.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polres Bungo untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tidak lama berselang, tim Polres Bungo bersama Reskrim Polsek Jujuhan serta tenaga medis dari Puskesmas Rantau Ikil turun langsung ke lokasi penemuan.
Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Rantau Ikil untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh tenaga medis.
Setelah proses pembersihan selesai, jenazah rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Hanafie Muara Bungo guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait penanganan jenazah,” kata Kapolsek.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Petugas juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna mengetahui apakah korban meninggal karena faktor kesehatan atau penyebab lainnya.(FB)







