FAKTA BUNGO – Transformasi digital di tingkat desa terus dipercepat melalui penerapan aplikasi Srikandi yang kini mulai diterapkan secara luas hingga ke desa-desa. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan efisiensi pelayanan publik sekaligus menghapus sistem administrasi manual yang selama ini dinilai lambat dan berbelit.
Aplikasi Srikandi yang diarahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) tersebut dirancang untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Saat ini, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di sejumlah wilayah mulai beralih menggunakan sistem ini dan meninggalkan metode administrasi konvensional.
Kepala Bidang Arsip pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bungo, Novi Satria, S.Sos, mengatakan bahwa penggunaan Srikandi akan diterapkan secara menyeluruh di seluruh desa.
“Ke depan, seluruh desa akan menggunakan Srikandi. Ini menjadi solusi agar pelayanan tidak lagi bolak-balik dan lebih cepat,” ujarnya., Rabu siang (16/04/2026).
Pemanfaatan Srikandi memberikan kemudahan signifikan dalam proses administrasi desa dan dusun. Jika sebelumnya pengajuan surat atau dokumen harus dilakukan secara manual dengan proses panjang, kini semua dapat diproses secara digital dalam satu sistem terpadu.
Sebagai contoh, seorang Datuk Rio atau kepala desa yang ingin mengajukan surat permohonan tidak perlu lagi datang langsung atau melalui prosedur berulang. Dengan Srikandi, seluruh proses dapat dilakukan secara cepat, praktis, dan langsung terintegrasi dalam sistem.
Terobosan ini dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa, khususnya di wilayah Kabupaten Bungo.
Tidak hanya berbasis digital, pengembangan Srikandi juga dilengkapi dengan sistem layanan berbasis SMS. Fitur ini dirancang untuk menjangkau desa-desa yang masih memiliki keterbatasan akses internet, sehingga seluruh lapisan pemerintahan desa tetap dapat mengakses layanan secara optimal.
Saat ini, tim terkait tengah menyusun tata kelola baru dalam implementasi Srikandi, termasuk optimalisasi fitur SMS agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh perangkat desa dan dusun.
Selain mempercepat layanan, penerapan Srikandi juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan desa. Seluruh proses administrasi tercatat secara digital sehingga lebih mudah diawasi dan dipertanggungjawabkan.
Digitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sistem pelayanan publik yang modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan implementasi Srikandi secara menyeluruh, desa-desa di Kabupaten Bungo diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan, sekaligus mendorong percepatan pembangunan berbasis teknologi di daerah(FB)
