FAKTA BUNGO – Polemik terkait postingan yang menyebut adanya dugaan oknum ibu-ibu PKK mengusir kegiatan lomba mewarnai di depan Rumah Dinas Bupati Bungo saat Car Free Day akhirnya mendapat klarifikasi.
Sekretaris Kelompok Kerja I, Alis Santalia, menyampaikan bahwa berdasarkan penelusuran dan pengecekan yang dilakukan, tidak ditemukan keterlibatan anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Bungo dalam upaya membubarkan kegiatan lomba mewarnai tersebut.
Alis juga menjelaskan bahwa gambar yang digunakan dalam postingan sebelumnya bukan merupakan foto dokumentasi kejadian sebenarnya, melainkan ilustrasi yang dibuat dengan bantuan Artificial Intelligence (AI).
“Gambar yang digunakan dalam postingan sebelumnya merupakan ilustrasi AI dan bukan foto orang yang terlibat dalam kejadian,” demikian inti klarifikasi yang disampaikan Alis Santalia., Selasa malam (25/08/2026).
Tidak Ada Keterlibatan Anggota TP PKK
Menurut Alis Santalia, dugaan yang sebelumnya mengarah kepada anggota TP PKK Kabupaten Bungo perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya keterlibatan anggota TP PKK dalam upaya membubarkan kegiatan lomba mewarnai yang dilaksanakan oleh kelompok penggiat atau rumah literasi saat kegiatan Car Free Day.
Ia menegaskan, informasi mengenai pihak lain yang diduga terlibat juga harus berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Gambar Postingan Hanya Ilustrasi AI
Alis menambahkan, postingan sebelumnya dibuat sebagai bentuk penyampaian keresahan sekaligus permintaan agar kejadian di lokasi Car Free Day dapat diklarifikasi secara objektif.
Namun, penggunaan gambar ilustrasi AI dinilai penting untuk diluruskan karena gambar tersebut tidak menggambarkan orang yang sebenarnya terlibat dalam kejadian.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak menjadikan gambar tersebut sebagai dasar untuk mengidentifikasi ataupun menuduh pihak tertentu.
Apresiasi Pihak yang Turun ke Lapangan
Alis Santalia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah merespons persoalan tersebut dengan melakukan pengecekan secara langsung di lapangan.
Apresiasi disampaikan kepada jajaran TP PKK Kabupaten Bungo, Satpol PP, serta Kasi Parkir Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo yang dinilai cepat tanggap dalam merespons persoalan yang berkembang.
Menurutnya, langkah klarifikasi dan pengecekan secara langsung penting dilakukan agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.
Ruang Publik Harus Dimanfaatkan Bersama
Ke depan, Alis berharap fasilitas publik yang disediakan Pemerintah Kabupaten Bungo dapat dimanfaatkan masyarakat secara tertib dan saling menghargai.
Kegiatan positif seperti literasi, perlombaan anak, olahraga dan berbagai aktivitas masyarakat lainnya diharapkan dapat berjalan aman serta nyaman bagi semua pihak.
“Persoalan yang terjadi hendaknya menjadi pembelajaran bersama. Setiap permasalahan sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan klarifikasi agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan.
Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, diharapkan polemik mengenai lomba mewarnai di depan Rumah Dinas Bupati Bungo dapat diluruskan dan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.(FB)
STEMPEL PADA GAMBAR:
TIDAK BENAR
GAMBAR HANYA ILUSTRASI AI
BUKAN DOKUMENTASI KEJADIAN SEBENARNYA






