FAKTA BUNGO – Ketua Badan Nasional Narkotika (BNK) Kabupaten Bungo gelar buka puasa bersama dengan awak media di lingkup pemerintahan Kabupaten Bungo.
Buka puasa bersama itu bertempat di Kantor BNK Bungo, Kecamatan Pasar Muara Bungo, Rabu (05/04/2023).
Dalam sambutannya Ketua BNK Bungo H.Safrudin Dwi Aprianto,S.Pd. mengatakan, terimakasih kepada para awak media yang meliput di Pemerintah Kabupaten Bungo telah hadir di kantor BNK Bungo ini untuk mengadakan Buka Puasa Bersama.
“Buka Puasa ini rutin kita gelar setiap tahunnya, agar para awak media dan BNK bersinergi dalam menjalankan roda pemerintahan,”Ujar Ketua BNK Bungo.
Ada beberapa indikator yang bisa menjelaskan betapa ganasnya kejahatan narkotika. Kejahatan narkotika seperti yang kita ketahui bersama, merupakan kejahatan yang dikendalikan sindikat terorganisir dengan jaringan yang luas, bekerja sangat rapi, dan penuh kerahasiaan baik dalam level nasional maupun internasional.
“Disini kami meminta kepada peran media dan LSM serta seluruh stakeholder kalau ada kelihatan masyarakat yang sedang menkonsumsi narkotika maupun mau diedarkannya laporkan saja ke BNK, kami segera datang ke lokasi yang di infokan tersebut, disini pihak BNK tidak mempunyai wewenang untuk menangkap para pengguna, yang punya wewenang hanya dari pihak kepolisian saja, akan tetapi BNK akan merayu keluarganya agar bisa di rujuk ke Jambi,”Katanya.
Korban narkotika pun tidak pandang bulu, artinya semua lapisan bisa menjadi sasaran. Data menyebutkan, sedikitnya ada empat juta orang lebih yang terkena masalah narkotika dengan rentang usia 10-59 tahun. Artinya anak kecil hingga kakek-kakek pun tak luput dari serbuan sang barang haram.
Sebagai bentuk perhatian serius kita untuk mencegah dan mengurangi bahaya narkoba khususnya di Kabupaten Bungo, BNK selalu melakukan sosialisasi ke sekolah, pondok pesantren, Dusun-Dusun yang melibatkan semua stake holder baik LSM, Tokoh Masyarakat dan juga kita libatkan peran serta media ,” jelasnya.
Dirinya menambahkan Safrudin juga menjelaskan peran masyarakat yang paling pentong saat ini yaitu Komitmen. Karena saat ini narkoba sudah menjadi bisnis yang menjanjikan dan mendatangkan uang yang banyak dan cepat. Sebagai contoh ibu-ibu aja disuruh mengantar bisa dapat jutaan rupiah. Nah sebagai upaya yang paling baik untuk menghindari dan mengantisipasi bahaya narkoba, maka kita harus komitmen untuk menolak dan menghindarinya,” tambahnya.
Hingga saat ini sudah ada 10 orang yang sudah kita antar ke Jambi. Kami dari pihak BNK tidak bisa menangkap ataupun memberikan hukuman, maka inilah cara kita menyelamatkan generasi muda di Bungo,” ucap Ketua BNK Bungo.
Acara selanjutnya siraman rohani yang disampaikan oleh Ustad Al-Qodri.
Hadir pada acara tersebut selain Ketua BNK juga ada Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Endi selaku sekretaris BNK Bungo, S. Pd, M. Si, Ustad Al Qodri dan awak media serta pengurus BNK Bungo.(FB)





