Jam Pengarahan Dandim 0416/Bute: Letkol Dedy Pungky Tekankan Integritas dan Profesionalisme Prajurit

FAKTA BUNGO – Komandan Kodim 0416/Bute, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, S.I.P., M.I.Pol, kembali memberikan Jam Komandan kepada seluruh anggota Kodim 0416/Bute, baik personel militer maupun PNS, pada Kamis (23/10/2025) di Aula Sudirman, Makodim 0416/Bute.

Kegiatan yang dikenal sebagai Jam Pengarahan Dandim ini menjadi momentum penting untuk memperkuat disiplin, profesionalisme, serta integritas seluruh prajurit di jajaran Kodim 0416/Bute.

Bacaan Lainnya

Sosok Dandim yang akrab disapa “BUTE26” tersebut memang dikenal dekat dengan anggotanya. Dalam pengarahan kali ini, ia kembali menghadirkan suasana yang interaktif dan inspiratif.

“Sebagai Komandan, saya sangat bangga kepada semuanya. Hari ini saya baru tahu jika rekan-rekan semua menguasai bahasa Inggris dan Mandarin. Terbukti semuanya bisa menjelaskan esensi dari video yang disaksikan,” ujar Letkol Dedy Pungky sambil disambut tawa dan tepuk tangan seluruh anggota.

Dalam arahannya, Dandim 0416/Bute menegaskan pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan satuan tidak mungkin dicapai tanpa kerja sama dan semangat tim yang solid.

“Selalu berikan yang terbaik untuk bangsa dan negara. Profesional dan berintegritas dalam bertugas. Bangun kekompakan dan semangat kerja tim, karena tidak ada keberhasilan besar yang dapat dicapai seorang diri,” tegasnya.

Selain itu, Dandim juga menekankan agar seluruh prajurit dan PNS Kodim 0416/Bute menjauhi segala bentuk aktivitas ilegal yang dapat mencoreng nama baik institusi TNI AD.

“Kita harus menjadi bagian dari solusi. Saya tegaskan, tidak ada tempat bagi prajurit yang terlibat dalam illegal logging, illegal mining, maupun praktik calo rekrutmen prajurit,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Dandim Pungky mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai dasar prajurit TNI dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

“Selalu berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Laksanakan tugas dengan mengedepankan tiga metode Binter, yaitu Komunikasi Sosial, Ketahanan Wilayah, dan Bhakti TNI,” jelasnya.

Ia juga menekankan agar setiap prajurit mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Sebagai aparat kewilayahan, kata Dandim, keberhasilan dalam bertugas tidak hanya diukur dari hasil fisik, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan masyarakat.

“Sebagai aparat yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, kita harus cermat, bijak, dan tidak salah langkah. Keberhasilan kita di lapangan ditentukan oleh kemampuan berinteraksi dan membangun kepercayaan publik,” pungkasnya.(FB)

Pos terkait