FAKTA BUNGO – Himpunan Mahasiswa Bungo-Jambi (HMBJ) memasuki babak baru dalam perjalanan organisasinya. Melalui Musyawarah Raya (MUSRA) ke-VIII yang digelar pada Sabtu (24/10/2026), Erfa Reginal Putra resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum HMBJ melalui mekanisme aklamasi.
Musyawarah yang berlangsung di Gedung Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Jambi tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa asal Kabupaten Bungo untuk memperkuat kembali persatuan, membangun semangat kolektif, dan menghidupkan peran organisasi di tengah dinamika kehidupan mahasiswa.
Terpilihnya Erfa bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan juga membawa harapan baru bagi keberlangsungan HMBJ sebagai wadah berhimpun, bertukar gagasan, serta mengembangkan potensi mahasiswa Bungo yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Jambi.
Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari Ikatan Keluarga Bungo Jambi (IKBJ). Hadir dalam pembukaan MUSRA VIII, Bendahara Umum IKBJ Ilham, M.Pd., didampingi Wakil Sekretaris Umum IKBJ Iskandar, M.M.
Kehadiran perwakilan IKBJ menunjukkan pentingnya hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat perantauan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mencetak generasi muda Bungo yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah asalnya.
Selain itu, sejumlah alumni dan mantan pengurus HMBJ juga hadir untuk memberikan dukungan serta masukan bagi perjalanan organisasi ke depan. Salah satunya Andreski, S.Tr., yang turut mengawal jalannya musyawarah agar berlangsung tertib dan kondusif.
Aklamasi Jadi Simbol Persatuan Kader
Proses penetapan Erfa Reginal Putra melalui aklamasi mencerminkan kesepakatan peserta penuh yang berasal dari berbagai komisariat dan perguruan tinggi. Kesepakatan tersebut menjadi modal awal bagi kepengurusan baru untuk merajut kembali kebersamaan dan menyatukan langkah seluruh kader.
Erfa, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, diharapkan mampu membawa energi baru melalui kepemimpinan yang terbuka, responsif, serta mampu merangkul seluruh elemen mahasiswa Bungo.
Tantangan ke depan tentu tidak ringan. HMBJ dituntut tidak hanya menjadi tempat berkumpul mahasiswa, tetapi juga harus mampu menghadirkan program yang nyata, memperkuat kualitas kader, dan melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Saatnya HMBJ Bergerak dan Berkontribusi
Pasca-MUSRA VIII, harapan besar disematkan kepada kepengurusan baru untuk memperkuat sistem kaderisasi, meningkatkan kapasitas akademik dan kepemimpinan mahasiswa, serta memperluas ruang kolaborasi dengan alumni, IKBJ, dan berbagai elemen masyarakat.
Lebih dari itu, HMBJ diharapkan mampu menjalankan peran sebagai wadah aspirasi mahasiswa yang kritis, konstruktif, dan solutif dalam menyikapi berbagai persoalan sosial maupun pembangunan daerah.
Dengan terpilihnya Erfa Reginal Putra, MUSRA VIII diharapkan menjadi titik awal kebangkitan HMBJ. Semangat persatuan dan komitmen bersama menjadi kunci agar organisasi ini kembali tumbuh sebagai rumah perjuangan mahasiswa Bungo di Jambi sekaligus melahirkan generasi muda yang siap memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi.(**)



