FAKTA BUNGO – Sebanyak 571 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMUBA) resmi menyandang gelar sarjana. Momen wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan juga menjadi awal perjalanan baru bagi ratusan lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.
Di balik gelar yang diraih, terdapat perjuangan panjang, kerja keras, serta dukungan keluarga yang mengantarkan para mahasiswa hingga berhasil menuntaskan pendidikan tinggi. Kini, tantangan berikutnya menanti: bagaimana ilmu yang diperoleh selama bangku kuliah dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Rektor Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studinya.
“Atas nama seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilannya menyelesaikan studi serta meraih gelar sarjana. Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan komitmen selama menempuh pendidikan,” ujar Dr. Renda., Sabtu (24/10/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 571 lulusan tersebut berasal dari dua fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Teknologi, Kesehatan dan Sains (FTEKS).
Dari jumlah tersebut, lulusan terbanyak berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan 345 orang. Selanjutnya, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) sebanyak 73 orang, Teknik Industri (TI) 47 orang, Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) 36 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 23 orang, Informatika Medis 20 orang, Akuntansi 16 orang, PVSK 6 orang, serta Bisnis Digital sebanyak 5 orang.
Bagi Rektor, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi tidak boleh menjadi garis akhir perjalanan seseorang dalam menuntut ilmu. Sebaliknya, gelar sarjana harus menjadi modal untuk terus berkembang, beradaptasi, dan menjawab berbagai tantangan di tengah masyarakat.
Ia berharap seluruh lulusan UMUBA mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan, baik dalam dunia kerja, kegiatan kewirausahaan, maupun pengabdian sosial.
Menurutnya, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan moral, integritas, dan tanggung jawab agar para alumni tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan tempat mereka berkarya.
“Harapan kami, para alumni dapat berbaur dengan masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UMUBA. Jadilah lulusan yang mampu memberikan manfaat, menjawab kebutuhan masyarakat, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” harapnya.
Majelis Dikti Litbang Muhammadiyah Apresiasi UMUBA
Apresiasi terhadap capaian UMUBA juga disampaikan Henry Widodo dari Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Dikti Litbang) Muhammadiyah.
Ia menilai, keberhasilan UMUBA meluluskan 571 sarjana menjadi kebanggaan bersama sekaligus menunjukkan peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Muara Bungo dan sekitarnya.
Henry optimistis UMUBA akan terus tumbuh menjadi perguruan tinggi yang semakin maju melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan mutu pendidikan.
“Kami yakin dan percaya UMUBA akan semakin maju, semakin berkembang, dan semakin banyak mahasiswanya. UMUBA juga melakukan transformasi kelembagaan dan SDM sehingga kualitasnya terus meningkat,” ungkap Henry.
Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai salah satu kekuatan dasar lulusan UMUBA dalam menjalani kehidupan profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan bekal ilmu pengetahuan dan karakter tersebut, para lulusan diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, memperluas kiprah, serta memberikan kontribusi tidak hanya di Kabupaten Bungo, tetapi juga pada tingkat nasional hingga internasional.
Wisuda 571 sarjana ini pun menjadi momentum bagi UMUBA untuk terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi terdidik yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Sebab, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya terlihat dari banyaknya mahasiswa yang diwisuda, tetapi juga dari sejauh mana para alumninya mampu membawa perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(FB)







