Makam leluhur SAD Di Doser Oleh Salah Satu Warga Mau Buka Lahan

Datuk Rio DKB Bersama bhabinkamtibmas, Babinsa, Serta SAD Melihat Makam Leluhur Orang Tua SAD Yang Masih Utuh

FAKTA BUNGO – Puluhan makam orang tua Suku Anak Dalam (SAD) di Kampung Talang Kembang, Dusun Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat,di doser oleh salah satu warga yang sedang membuka lahan perkebunan kelapa sawit.

Akibat di dosernya makam orang tua tersebut, kepala SAD Bungo datangi rumah Datuk Rio Dwi Karya Bakti, Jum’at (15/10/2021) untuk meminta pertolongan kepada Datuk Rio agar ini permasalahan ini bisa di selesaikan dengan baik

Bacaan Lainnya

Jumlah makam yang terkena gusur oleh salah satu warga setempat berjumlah 9 dari 14 makam, 5 diantaranya masih utuh.

Lahan yang di buka oleh salah satu warga dusun Rantau Keloyang identitasnya masih di rahasiakan, dan lahan tersebut dulunya juga milik mereka (SAD).

Temanggung SAD menuntut makam luhur mereka yang tergusur harus di selesaikan dan harus bertanggung jawab orang yang menggusurnya,

Saat penggusuran pemilik lahan tersebut yang tidak mau di sebut namanya tidak ada meminta izin atau memberi tahu terlebih dahulu.

Supriyanto selaku Datuk Rio (Kades) Dusun Dwi Karya Bakti tidak menerima apa yang di lakukan oleh si pemilik lahan terhadap makam leluhur orang tua SAD.

“Saya tidak menerima kalau si pemilik lahan telah menggusur makam leluhur anak saya (SAD) dengan menggunakan  Doser dikarenakan sebelum di gusur si pemilik lahan tidak ada memberi tahu terlebih dahulu kepada kami,”Ujar Kentok (Nama panggilan nya).

“Saya sudah menganggap semua suku anak dalam di kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo ini sebagai anak saya, justru itu saya punya hak untuk mengusut tuntas permasalahan ini,”Ujarnya lagi.

Makam leluhur suku anak dalam ini sudah puluhan tahun usianya, kenapa tidak dari dulu lahan ini di bersihkan dan tidak di doser kenapa baru sekarang, lagian juga makam ini tidak ada memakan semeter pun yang punya lahan.

Supriyanto menambahkan,”sungguh keji apa yang dilakukan oleh si pemilik lahan tidak punya moral dan tidak beretika padahal yang punya lahan tersebut seorang oknum pejabat,”Katanya.

Jumlah makam leluhur orang tua SAD ini sebanyak 9 makam dari 14 makam, yang sisanya sampai saat ini masih dalam kondisi utuh.

“Jumlah makam yang di gusur dan di doser oleh pemilik lahan tersebut berjumlah 9 dari 14 makam yang ada, sisanya masih utuh,”tuturnya.

Rio DKB saat melihat kondisi makam yang di gusur di dampingi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa pelepat dan beberapa SAD.(Nov)

Pos terkait