FAKTA BUNGO – Ratusan Masyarakat Dusun Kota Jayo, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo datangi Kantor Bupati Bungo, Kamis (20/01/2022).
Tujuan ratusan masyarakat Dusun Koto Jaya Tanah tumbuh datangi Kantor Bupati Bungo untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan korupsi yang di lakukan oleh Aji Said Somad selaku Datuk Rio/Kades Dusun Koto Jayo.yang di sambut oleh Bupati Bungo dalam hal ini di wakili oleh Asisten II Setda Bungo Ir.H.Saiful Azhar.,SE.ME.
Ratusan masyarakat membawa beberapa karton yang bertuliskan Bansos salah Sasaran, Pemerintah dinasti, Kami masyarakat Dusun Koto jaya tidak mau dipimpin lagi oleh Aji Said Somad, dan beberapa tulisan yang lainnya.
Asnawi selaku masyarakat Dusun setempat sekaligus Korlap dalam aksi tersebut menyampaikan dan meminta kepada bapak Bupati ,pihak berwajib, inspektorat Kabupaten Bungo untuk mengusut tuntas penyalahgunaan dana desa yang dilakukan oleh Datuk Rio selama dirinya menjadi pemimpin dusun Koto Jayo.
“Kami meminta kepada Bapak Bupati Bungo, Aparat Hukum, Inspektorat untuk mengusut tuntas kinerja Datuk Rio Dusun Koto Jayo Tanah Tumbuh, dikarenakan adanya dugaan korupsi dana yang ia di salah gunakan,”Kata. Asnawi ketika menyampaikan aspirasi nya.
Ada beberapa item yang disampaikan oleh para aksi di depan kantor Bupati Bungo, diantaranya dana covid-19, pembuatan jalan rambat beton, dan Bansos yang tidak tepat sasaran dan masih banyak yang lainnya.
Selanjutnya perwakilan aksi dilanjutkan mediasi di ruang asisten II Setda Bungo, sebelum memasuki ruangan mediasi, para Perwakilan harus di antigen terlebih dahulu.
Dalam mediasi tersebut Asnawi dan beberapa tokoh masyarakat melanjutkan menyampaikan aspirasinya didalam ruangan diantaranya:
– Dengan kepemimpinan Datuk Rio masyarakat sudah tidak senang lagi karena tidak memenuhi janji-janji politik ketika dirinya mencalonkan sebagai Datuk Rio.
– Secara hukuman Adat sudah pernah di denda hukuman dengan 2 ekor kambing.
– Pada hari Senin kami sudah memasukan surat ke Kejari yaitu jalan Rabat beton dengan nilai Rp.149 jt tidak di kerjakan sama sekali, dan ada sisa senilai Rp.69 juta hingga saat ini tidak jelas kemana kegunaannya.
– Normalisasi sungai sebesar Rp49 jt tidak jelas uangnya kemana
– Anggaran covid 8% dari dana ADD tidak di salurkan ke masyarakat
– Pembuatan irigasi tidak selesai
– Gedung serbaguna sudah berjalan 2 tahun dan tidak selesai dan selalu menganggarkan setiap tahunnya dana ADD.
– Jarang musyarawah dengan masyarakat setiap ada kegiatan
– Bumdus tidak pernah transparan dengan masyarakat
– dirinya mengakui setiap ada urusan dusun tidak melalui Datuk Rio lagi melainkan langsung dengan camat.
2. Junaidi
– Setiap pengelolaan bumdus sudah banyak penyimpangan tidak transparan
3. Ahmad Subki
– Malam Minggu kami duduk dengan ninik mamak dan di hadiri oleh Rio dan BPD sudah menyampaikan keluhan masyarakat tentang masalah dana desa.
– Malam itu kami di tunjuk seluruh anggota BPD bahwa kalau Rio Tidak mau mengundurkan diri kita sepakat untuk menurunkan Rio
4. Samsul Bahri (Sekretaris BPD)
– Pada dasarnya Rio TidaK mau turun tapi kami seluruh masyarakat koto jayo tetap komitmen untuk menurunkan Datuk Rio
Sementara itu Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro,S.Ik.,MH menyampaikan kegiatan ini sdh di kawal dan sudah di sampaikan oleh teman-teman, mudah-mudahan nanti di sampaikan ke Bupati secara langsung, Aspek permasalahan etika datuk Rio nanti di sampaikan melalui adat, Inspektorat dan DPR.
“Kami atas nama Polres Bungo mengucapkan terima kasih sudah melaksanakan kegiatan secara tertib dan sudah melaksanakan test antigen karena kegiatan Ini di atur oleh UU,”Kata Guntur Saputro.
Proses yang di sampaikan tentunya ada mekanisme untuk menyelesaikan jangan sampai mudah terpancing dengan kegiatan hal-hal yang dapat menimbulkan keributan/pidana lain dalam menyelesaikan permaslahan ini
Sementara itu menurut Kejari Bungo yang di wakili oleh Kasi Intel Kejari M.Ihsan menyampaikan Dalam Minggu ini kami sudah menerima surat Aduan terkait surat dugaan korupsi audit keuangan.
“Kami dari kejaksaan masih melakukan penelitian dan nanti kami akan koordinasi dengan Ispektorat, jika ada temuan maka kami akan masuk ke penyelidikan dan tolong nanti kami di bantu berupa bukti-bukti yang kongkrit untuk melengkapi berkas
Sementara itu kalau terkait dana desa sudah banyak laporan yang menyampaikan kepada kami dan di selesaikan secara satu-persatu tanpa mengurangi aturan mainnya.
Kholil selaku komisi I DPRD Bungo
– Kami apresiasi atas tindakan para unjuk rasa untuk mengkritis terhadap pemerintah, tapi kami harap kegiatan ini betul menyampaikan aspirasinya dengan data yang komplit, dan ini akan diteruskan dan di tindak lanjuti oleh Bupati Bungo.(FB)







