Dinas P2KB & P3A Bungo Salurkan Bantuan Kepada Penyandang Disabilitas,Tuna Rungu, Dan Balita Ginjal Bocor Di Kecamatan Tanah Tumbuh

FAKTA BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo melalui dinas P2KB & P3A menyerahkan bantuan untuk penderita disabilitas, tuna rungu, dan balita ginjal bocor, Di Dusun Tanah Tumbuh, Kecamatan Tanah Tumbuh , Kabupaten Bungo.

Bantuan yang di serahkan tersebut dari Kemensos RI, yang diserahkan oleh dinas sosial Bungo kepada penderita Disabilitas, tuna rungu, dan balita ginjal bocor.

Bacaan Lainnya

Kepala dinas P2KB & P3A Dra.Novalia mengatakan,Kegiatan ini menjadi tanggung jawab Kementerian Sosial dalam memberikan pelayanan kepada Penyandang Disabilitas.

Saya hadir di sini secara langsung bertemu anak-anak dan orang tua. Saya bisa merasakan bagaimana harus berjuang merawat anak dengan kebutuhan khusus, terutama di tengah pandemi,” Ungkap Novalia.

Bantuan Sembako yang diserahkan yaitu beruapa beras, biskuit, minyak goreng, telur Roti kaleng, susu,sabun mandi refill, dan peralatan sekolah.

Novalia juga menyerahkan Bantuan Kebutuhan Dasar Anak Disabilitas secara simbolis berupa peralatan sekolah, supaya anak-anak penyandang Disabilitas ini bisa bersekolah.

Novalia menambahkan. pemberian bantuan ini merupakan bagian dari hasil refocusing anggaran di Kementerian Sosial untuk pemberian bantuan kepada masyarakat rentan yang terdampak BBM naik termasuk pemberian bantuan sosial kepada Anak Penyandang Disabilitas.

“Sudah menjadi tugas Kemensos untuk hadir dan peduli kepada anak-anak yang berbutuhkan khusus. Ini sekian kalinya kita untuk memberikan perhatian kepada komunitas-komunitas Penyandang Disabilitas. Sehingga nanti kita akan mencari jalan untuk program yang dapat diakses untuk tumbuh kembang anak-anak. Bagaimana pun negara harus hadir memenuhi hak-hak mereka sebagai warganegara,” kata Novalia.

Novalia juga menegaskan bahwa anak-anak dengan penyakit langka tidak hanya memiliki gangguan fungsi fisik tetapi juga sosial ekonomi, bahkan rentan akan perlakuan-perlakuan salah dari lingkungan.

“Adanya persatuan orang tua yang saling mendukung seperti ini menjadi penguatan bagi sesama,” ungkapnya.

Kementerian Sosial hadir bersama masyarakat memberikan perlindungan sosial yang komprehensif bagi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus sesuai dengan cita-cita “Inklusi, Indonesia Maju”.(FB)

Pos terkait