FAKTA BUNGO – Ketua ASKAB PSSI Bungo Jumiwan Aguza,SM buka turnamen sepak bola Kuamang kuning Cup (KKC) Ke-14, di lapangan sepak bola Dusun Daya murni, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Senin sore (02/01/2023).
Hadir pembukaan turnamen tersebut Anggota DPRD Kabupaten Bungo dari fraksi PKS Sugiono, Camat pelepat Ilir, Babinsa, Datuk Rio se kecamatan Pelepat Ilir, Ketua BPD,Sekjen PSSI Bungo,Exco dan seluruh pengurus ASKAB PSSI Bungo serta para Kukerta.
Sebanyak 32 Klub sepak bola ternama yang ada di Kecamatan Pelepat Ilir yang akan berlaga KKC Cup ke-14 ini.
Pertandingan diawali dengan ASKAB PSSI Bungo melawan Kuamang kuning legend, tampak ketua Askab PSSI Bungo Jumiwan aguza ikut dalam pertandingan tersebut.
Ketua panitia pelaksana turnamen sepak bola KKC Cup yang ke-14 Asep mengatakan, bahwa turnamen KKC Cup ke-14 ini diikuti sebanyak 32 team dari 18 Desa SE Kuamang kuning. Dari 3 Kecamatan ( Pelepat, Pelepat Ilir, dan Tabir Ilir). Dan diikuti dari 2 Kabupaten yakni, Kabupaten Bungo dan Kabupaten Merangin.
“Kami menyediakan waktu turnamen ini selama 29 hari, di mulai dari tanggal 5 Januari sampai dengan 29 Januari 2023,”Ujarnya.
Turnamen KKC ke-14 ini akan berlangsung selama 29 hari, yang akan di mulai pada tanggal 5 Januari besok sampai dengan tanggal 29 Januari 2023 mendatang.
“Asep menambahkan, turnamen KKC ini diadakan 3 bulan sekali dan memperebutkan piala trofi Kuamang Kuning Cup berupa piala tetap dan piala bergilir serta uang pembinaan,”Katanya.
Sementara itu Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Bungo Jumiwan Aguza,SM sekaligus sebagai Wakil ketua I DPRD kabupaten Bungo dalam sambutannya mengatakan, “kami dari ASKAB tetap memantau Pertandingan sepak bola turnamen atau Liga askab yang ada di Bungo.
“Jumiwan Aguza mengakui Kuamang kuning ini termasuk baik ini, sedangkan di dusun lain hingga saat ini masih terkendala dengan proses perizinan dari pihak kepolisian.
Ketua Askab PSSI Bungo memberi apresiasi dengan kuamang kuning ini, walaupun kegiatan rutin ini tidak pernah terjadi keributan ini menjadi contoh yang baik untuk Kabupaten Bungo khususnya,”Kata Jumiwan Aguza SM.
Kuamang kuning di jadikan contoh bagi dusun-dusun lain untuk menyelenggarakan turnamen bola maupun turnamen apa pun tidak pernah terjadi keributan baik yang kecil maupun yang besar.
” Kita dari ASKAB PSSI Bungo pernah mengadakan turnamen yang serupa di unit 14 sekitar beberapa bulan yang lalu, saat itu covid sudah melanda negara kita, walaupun kami dari ASKAB PSSI Bungo memberi rekomendasi tapi pihak keamanan tidak mengizinkan untuk mengadakan pertandingan bola ini.
Jadi kami memberi apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Kuamang kuning ini kalau untuk sepak bola,”tandasnya.
“Ketua ASKAB PSSI Bungo berharap kami dari ASKAB PSSI Bungo, Semoga kedepannya kegiatan rutin ini bisa menjalin silaturahmi selain olahraga dan juga menghindari pemuda dari kegiatan-kegiatan yang negatif itu harapan kami, ke depan juga kita saling mengenal silaturahmi menjalin keluarga semoga dengan sepak bola ini kita menjadi kenal menjadi dekat sehingga apapun tujuannya kalau udah bersama dekat kita murah mencapai segala sesuatu yang kita inginkan,”Tutup Jumiwan Aguza.(FB)






