FAKTA BUNGO – Masyarakat sekitar Kampung Sungai Jao,KM 22 Dusun Senamat, Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo mengeluh adanya aktivitas pertambangan Batu Bara..
Pasalnya perusahaan Batu Bara tersebut tidak memiliki papan nama alias ilegal, selain itu jaraknya berdekatan dengan permukiman warga sehingga menuai polemik bagi kesehatan masyarakat Sungai Jao, Dusun senamat, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.
Salah satu warga Kampung Sungai Jao yang enggan namanya di tulis mengatakan, ” Kami menilai perusahaan Pertambangan Batu Bara ini telah offside, jadi kami meminta kepada dinas Pertambangan Provinsi Jambi dan kementerian Pertambangan agar mengkaji ulang tentang keberadaan lokasi Batu Bara yang ada di sekitaran sini.
Selain itu kami juga meminta Kepada Gubernur Jambi melalui Bupati Bungo dan APH (Aparat Penegak Hukum) melakukan langkah persuasif melalui data dan rule the gamenya (aturan main).”Ujarnya.
Dijelaskannya lagi pihak legislatif, eksekutif dan camat serta Datuk Rio Senamat untuk menggunakan tupoksinya masing-masing sesuai dengan wewenangnya.
Sebagaimana di ketahui berdasarkan peraturan yang berlaku yakni UU Minerba, UU PT, dan UU Lingkungan bahwa setiap kegiatan bisnis harus berazaskan pada kesinambungan dan lingkungan hidup.
“”Jadi dalam perjuangan ini kami tidak bermaksud untuk mengganggu perusahaan yang ingin berinvestasi.” Katanya.Kamis (09/04/2023).
“Namun, sangat wajar bilamana perusahaan dibebankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Harap diingat pula, kewajiban perusahaan bukan hanya turut mensejahterakan, tapi juga turut menjaga lingkungan.” Tambahnya.
Pihaknya berharap permasalahan ini segera mendapat titik temu.
Dimana, perusahaan harusnya lebih mementingkan kepentingan masyarakat dan aktifitas perusahaan jangan sampai merugikan masyarakat, terutama di Kabupaten Bungo,khusunya masyarakat Kampung Sungai Jao, Dusun Senamat ini, apalagi mengorbankan kesehatan warga sekitarnya
“Ini soal kemanusiaan, kesehatan khalayak ramai, terutama di Desa Lunas Jaya ini. Apalagi, dampak dari debu batubara ini akan terlihat dimasa mendatang, disini yang kita prihatikan,” katanya lagi.
Diketahui, lokasi stockpile tersebut tidak jauh dari Jalan raya apalagi belakang permukiman warga akan mudah terkontaminasi.
“Kalau generasi muda kesehatannya sudah rusak, bagaimana nasib warga Kampung Sungai Jao,Senamat ini,tutupnya(FB)






