FAKTA BUNGO – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo menyerahkan bantuan daerah rawan pangan Prioritas II di Dusun Lubuk Kayu Aro, Kecamatan Rantau Pandan, dan Dusun Timbolasi, Kecamatan Bathin III ulu, Kabupaten Bungo.
Kerawanan pangan merupakan suatu kondisi tidak kecukupan pangan yang dialami daerah atau Dusun, masyarakat,dan rumah tangga pada waktu tertentu, untuk memenuhi standar kebutuhan fisiologi bagi pertumbuhan dan kesehatan masyarakat.
Kerawanan pangan dapat terjadi secara berulang-ulang pada waktu tertentu karena alasan ekonomi/ kemiskinan (kronis) dan dapat pula terjadi akibat keadaan darurat seperti bencana alam maupun bencana sosial.
Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut diantaranya, Bupati Bungo H.Mashuri.S.P.M.E, Wakil Ketua I DPRD Bungo Jumiwan Aguza,S.M, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, para Camat, Ketua BPD, serta masyarakat Dusun Lubuk Kayu Aro dan Dusun Timbolasi
Sofyan Ma’as selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menangani dan mengantisipasi terjadinya rawan pangan, di Dusun Lubuk Kayu Aro Ini dan Timbolasi.
“Menanggulangi kejadian rawan pangan kronis dan transien, serta meningkatkan kemampuan petugas dan masyarakat dalam mengatasi kejadian rawan pangan,” ujar Kadis Ketahanan Pangan Sofyan Ma’as.
Dimana beberapa bulan yang lalu Kabupaten Bungo mengalami Inflasi tertinggi no 2 setelah kota Jambi, dimana pada bulan tersebut pemerintah pusat telah memberikan lampu kuning kepada Provinsi Jambi terutama di Kabupaten Bungo pada khususnya.
“Oleh karena itu Pak Bupati Bungo bersama beberapa dinas menekan terus angka inflasi Kabupaten Bungo, agar angka inflasi tersebut mengalami pneyurutan, Alhamdulillah upaya Pemda Bungo telah berhasil dalam menekankan angka inflasi,”Katanya., Rabu (31/05/2023).
Adapun jenis bahan pangan yang diserahkan oleh Dinas Ketahanan Pangan kepada masyarakat yang rentan Pangan diantaranya Ikan,telor, roti dan susu
Sofyan Ma’as berharap kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat agar terpenuhi dan tercukupinya kebutuhan pangan bagi balita stunting (pendek), wasting (kurus) dan Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) di daerah rawan pangan khususnya di Dusun Lubuk Kayu Aro ,” tutupnya.







