Ketua DPD Rampas Setia 08 Tebo Kecam Dugaan Pemotongan Dana KIP Mahasiswa IAI Tebo

FAKTA TEBO – Dugaan praktik pemotongan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di lingkungan Institut Agama Islam (IAI) Kabupaten Tebo menuai sorotan tajam dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo.

Ketua DPD Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo, M. Husni, secara tegas mengecam dugaan tersebut dan meminta pihak kampus serta oknum yang terlibat agar segera menghentikan praktik yang dinilai merugikan dan menyengsarakan mahasiswa penerima bantuan.

Bacaan Lainnya

Sorotan ini muncul setelah adanya laporan dari Rengky Delfika, alumni IAI Tebo yang juga menjabat sebagai Ketua GemaKato Kabupaten Tebo. Dalam laporannya, disebutkan bahwa sejumlah mahasiswa penerima KIP Kuliah di IAI Tebo diduga tidak menerima dana bantuan biaya hidup secara utuh sebagaimana mestinya.

Dana KIP yang seharusnya langsung masuk ke rekening mahasiswa, diduga mengalami pemotongan dengan berbagai alasan yang dinilai tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan ketentuan program.

“Kami menerima aduan dari saudara Rengky Delfika terkait dugaan pemotongan dana KIP di IAI Tebo. Ini adalah tindakan dzalim. Dana tersebut seharusnya digunakan mahasiswa untuk kebutuhan makan dan menunjang perkuliahan, namun justru diduga dipangkas oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tegas M. Husni.

Lebih lanjut, Husni mengungkapkan bahwa modus pemotongan dana KIP kerap dilakukan secara terselubung. Mulai dari pengumpulan kartu ATM mahasiswa secara kolektif hingga adanya instruksi penyetoran kembali sejumlah uang setelah dana dicairkan.

“Program KIP ini adalah program Presiden untuk membantu rakyat kecil agar bisa mengenyam pendidikan tinggi. Tidak boleh ada potongan satu rupiah pun. Jika dalihnya untuk biaya pembangunan atau administrasi kampus, itu sudah ada aturannya sendiri dan tidak boleh diambil dari dana biaya hidup mahasiswa,” tegasnya lagi.

DPD Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo menyatakan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Husni menegaskan, sikap tersebut sejalan dengan Hasta Cita Presiden H. Jenderal Prabowo Subianto, yang juga merupakan Dewan Kehormatan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat, di mana kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama.

Di akhir pernyataannya, M. Husni mengimbau seluruh mahasiswa IAI Tebo agar tidak takut dan berani menyuarakan kebenaran.

“Kalian tidak sendirian. Kami selalu ada bersama kalian dan siap menjadi garda terdepan untuk membela hak-hak mahasiswa. Jangan takut terhadap intimidasi dari pihak mana pun,” pungkasnya.(Budi)

Pos terkait