FAKTA BUNGO – Komitmen untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba, judi online, kenakalan remaja, dan aksi geng motor terus diperkuat oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bathin II Pelayang bersama Pemerintah Kecamatan Bathin II Pelayang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, Judi Online, Kenakalan Remaja, dan Geng Motor yang digelar di Aula Polsek Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo., Rabu Siang (15/07/2026).,
Kegiatan ini dihadiri oleh Pjs Camat Bathin II Pelayang Said Andi Sadri Alhabsy, Kapolsek Bathin II Pelayang beserta jajaran, para wakil kepala sekolah, perwakilan guru dari berbagai sekolah, serta pemuda-pemudi dan ketua organisasi kepemudaan se-Kecamatan Bathin II Pelayang. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti bahwa pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban namun tetap serius. Para peserta mengikuti setiap materi yang disampaikan dengan antusias, mengingat penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online, meningkatnya kenakalan remaja, hingga munculnya kelompok geng motor menjadi persoalan yang harus diantisipasi sejak dini.
Dalam sambutannya, Pjs Camat Bathin II Pelayang Said Andi Sadri Alhabsy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolsek Bathin II Pelayang atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih karena Pemerintah Kecamatan diberikan kesempatan untuk hadir dan bersinergi dalam memberikan edukasi kepada dunia pendidikan serta kalangan pemuda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Bathin II Pelayang beserta jajaran yang telah mengundang kami dalam kegiatan sosialisasi ini. Saya menilai kegiatan seperti ini sangat penting karena memberikan pemahaman kepada para guru, tenaga pendidik, dan para pemuda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, judi online, kenakalan remaja, maupun geng motor yang saat ini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda,” ujar Said Andi Sadri Alhabsy.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat membawa dampak positif sekaligus tantangan yang tidak ringan. Selain mempermudah akses informasi, teknologi juga membuka peluang munculnya berbagai bentuk penyimpangan sosial, termasuk praktik judi online yang kini menyasar berbagai kalangan, termasuk remaja dan pelajar.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga, kemudian diperkuat oleh sekolah, masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Pjs Camat Bathin II Pelayang menekankan tiga prinsip utama yang harus menjadi pedoman bersama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat, yakni koordinasi, konsolidasi, dan kolaborasi.
Menurutnya, koordinasi menjadi langkah pertama yang harus dibangun agar komunikasi antar instansi berjalan baik dan setiap persoalan yang muncul dapat segera diketahui serta ditangani secara cepat.
Selanjutnya adalah konsolidasi, yaitu menyatukan persepsi, komitmen, dan langkah seluruh pihak agar program pencegahan berjalan searah tanpa adanya ego sektoral.
Sedangkan prinsip ketiga adalah kolaborasi, yakni membangun kerja sama nyata antara pemerintah kecamatan, kepolisian, pihak sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, serta seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif.
“Apabila koordinasi berjalan baik, konsolidasi semakin kuat, dan kolaborasi terus dilakukan, saya yakin berbagai persoalan seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, kenakalan remaja, maupun geng motor dapat kita cegah bersama. Tidak ada institusi yang bisa bekerja sendiri. Semua harus saling mendukung demi menyelamatkan generasi muda,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Bathin II Pelayang IPTU Afandi Anora .,S.H dalam pemaparannya menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi masa depan bangsa. Selain merusak kesehatan, narkoba juga menjadi pintu masuk munculnya berbagai tindak kriminal lainnya.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa fenomena judi online saat ini semakin mengkhawatirkan karena mudah diakses melalui telepon genggam. Tidak sedikit masyarakat yang terjerat utang, kehilangan pekerjaan, bahkan mengalami persoalan rumah tangga akibat kecanduan judi online.
Selain itu, ia menyoroti meningkatnya potensi kenakalan remaja yang dipicu oleh pengaruh lingkungan, pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga minimnya pengawasan dari keluarga.
Kapolsek juga mengajak seluruh peserta untuk mewaspadai munculnya geng motor yang sering kali berawal dari perkumpulan biasa, namun berkembang menjadi kelompok yang melakukan tindakan melawan hukum, seperti tawuran, penganiayaan, balap liar, hingga perusakan fasilitas umum.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para wakil kepala sekolah, guru, dan pemuda diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan, pentingnya pembinaan karakter, serta peran aktif dalam memberikan edukasi kepada para pelajar dan remaja di lingkungan masing-masing.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkoba, pemberantasan judi online, penanggulangan kenakalan remaja, dan pencegahan geng motor melalui penguatan sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Kecamatan Bathin II Pelayang.





