FAKTA BUNGO – Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Bungo Ayatul Parid pindah haluan ke Partai Demokrat.
Ayatul saat dikonfirmasi mengatakan, ia bergabung dengan Demokrat setelah diminta langsung oleh Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi Mashuri, yang juga Bupati Bungo.
Dikatakan Ayatul, Mashuri mengajak dirinya bergabung untuk bersama-sama membesarkan Demokrat. “Kita diminta untuk membantu oleh orang yang membutuhkan kita. Kalau di tempat lama (PPP, red) kita tidak dibutuhkan lagi,” kata Ayatul, Rabu (9/2/2022).
Terkait statusnya di PPP, Ayatul mengatakan ia telah keluar dari partai berlambang Ka’bah itu. Ayatul juga mengaku kecewa karena PPP tidak menerima surat rekomendasi yang memilih dirinya sebagai formatur.
“Sayo dipilih aklamasi oleh 17 PAC untuk memimpin DPC PPP Bungo. Tapi tidak diakomodir oleh Fadil (Ketua PPP Provinsi Jambi Muhammad Fadhil Arief). Makanya saya mundur dari formatur dan secara otomatis juga mundur dari anggota PPP,” bebernya.
Lebih lanjut Ayatul mengatakan, selain diminta langsung, ia memilih untuk bergabung dengan Demokrat karena memiliki hubungan emosional yang baik dengan Mashuri.
Hanya saja, Ayatul mengaku belum resmi menjadi anggota partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, karena belum mengantongi kartu tanda anggota (KTA) Partai Demokrat.
“Saya pastikan akan banyak yang bergabung dengan Partai Demokrat dari PPP. Kerena sudah beberapa orang yang menyatakan siap untuk ikut bergabung,” kata Ayat.
Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi Mashuri membenarkan sejumlah tokoh politik sudah mulai bergabung dengan Partai yang ia pimpin tersebut.
Ia berharap dengan banyaknya tokoh politik yang bergabung semakin memperkuat posisi demokrat di jambi untuk menjadi partai pemenang.
“Kita tentu sangat senang dengan banyaknya tokoh yang bergabung dengan partai Demokrat. Menambah semangat untuk membesarkan partai demokrat di provinsi jambi. Dan kita sangat terbuka dengan semua kalangan untuk bergabung dan bersama-sama besar dengan partai Demokrat,” kata Mashuri.
(sumber dari : Metro Jambi)





