FAKTA BUNGO – Bupati Bungo H.Mashuri Menandatangani nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Bungo dan BPJS Kesehatan tentang Optimalisasi Program Jaminan kesehatan serta mencanangkan Jaminan kesehatan Nasional Bagi seluruh penduduk Kabupaten Bungo, Jum’at (08/11/2024).
Pada Kesempatan tersebut Bupati Bungo H Mashuri mengatakan Program Jaminan Kesehatan Nasional(JKN) merupakan program Pemerintah yang bertujuan untuk memberikan kepastian kesehatan yang menyeluruh bagi setiap masyarakat, agar dapat hidup sehat, produktif dan sejahtera.
“Hal ini tentu saja tidak hanya menjadi perhatian Pemerintah Pusat saja, namun juga menjadi perhatian dari Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Bungo. Oleh karenanya itu, setiap tahun terus dialokasikan anggaran untuk Program Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) Kabupaten Bungo,” Kata Bupati.
- DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna, Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 Disepakati
- Usai Dilantik sebagai Datuk Rio Dusun Pelayang, Herdi Diberi Gelar Adat Suko Berajo
- 28 Datuk Rio Hasil Pemilihan 2026 Resmi Dilantik, Bupati Bungo Minta Jalankan Amanah
- Bupati Bungo Pimpin Rapat Bersama Kepala OPD dan Camat di Bappeda
- DPRD Bungo Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Bupati: Pinjaman Rp106 Miliar Dihapus
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi
Lebih lanjut Bupati mengatakan Pada tahun 2024 ini, Pemerintah Kabupaten Bungo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 16.715.311.200 dari dana pajak rokok dan dari DAU SG, untuk Program JAMKESDA, yang digunakan untuk membayar asuransi perlindungan kesehatan masyarakat bagi sebanyak 36.617 jiwa.
” Pemerintah Kabupaten Bungo mempunyai Program JAMKESDA untuk Masyarakatnya, Program Kesehatan gratis ini berlaku bagi seluruh masyarakat yang Kurang mampu,” Tutur Bupati.
Bupati juga menyebutkan bahwa RSUD H Hanafie Muara Bungo sudah menjadi rumah sakit rujukan untuk wilayah Jambi bagian barat (Merangin, Sarolangun, Tebo, Kerinci dan Sungai Penuh), dari tahun 2013 lalu.
“RSUD kita merupakan Rumah sakit Rujukan bagi Jambi Wilayah Barat dan Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat, Bahkan saat ini rumah sakit H Hanafie sudah naik menjadi tipe B. Inilah faktor yang memperkuat kita sebagai menjadi rumah sakit rujukan untuk Jambi wilayah barat, di Provinsi Jambi hanya ada 2 RSUD yang tipe B yaitu RSUD H.Hanafie dan RSUD Raden Mattaher, selain itu RSUD kita memiliki peralatan dan petugas medis yang lebih lengkap di banding daerah Jambi Wilayah Barat lainya,” Tutup Bupati.(**)
Baca Terpopuler
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi (267 views)
- Didampingi Wakil Bupati, Dinas Sosial dan BAZNAS, Hj. Siti Alimah Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sirih Sekapur (61 views)
- KPKI Bungo Perkuat Fungsi Kontrol, DPRD Jadi Sorotan Utama (58 views)
- Sayuti MLH: Fit and Proper Test Bungo Bukti Komitmen Menang Bersama Rakyat (57 views)
- Dinkes Bungo Bersama Kodim 0416 Bute Bagikan 6.000 Masker kepada Pengguna Jalan (57 views)
- Serka Rochani Dorong Usaha Bengkel Warga Kratonan Terus Berkembang (56 views)
- Sosok Edi Kusnadi Menguat Jelang Pilkada Bungo 2030, Ini Rekam Jejaknya di DPRD (56 views)
- Fantastis! CV Gading Cempaka Dapat Proyek Drainase Sungai Dingin Bungo Rp2,5 Miliar, Volume Pekerjaan Jadi Sorotan (55 views)
- WDP Berikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan Investasi di Bungo, Kuasa Hukum Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum (52 views)
- KBD Tahap IV Surakarta Diisi Penyuluhan Bela Negara, Kasdim Tekankan Pentingnya Persatuan (52 views)








