FAKTA BUNGO – Bulog Bungo tidak memperhatikan Daerah/ Dusun yang mempunyai potensi besar di bidang pertanian di Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo.
Hal itu terlihat beberapa petani yang ada di 2 Dusun Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo yakni Dusun Bukit sari dan Sari Mulya, dimana 2 dusun ini memiliki luas cetak lahan sawah mencapai lebih kurang 750 Hektare. Padahal produksi gabah di daerah ini pun terbilang tinggi mencapai lebih kurang 6 ton per hektare setiap musim panen.
Namun, dengan kondisi cetak lahan sawah yang begitu luas, tidak sepenuhnya membuat/manfaat optimal bagi masyarakat sekitar. Ratusan Gabah per ton yang di hasilkan petani di 2 Dusun ini justru banyak di beli oleh dari Sumatera Barat (Sumbar) di bandingkan dengan masyarakat lokal (Kabupaten Bungo).
Padahal potensi ini sebenarnya cukup untuk mencukupi kebutuhan beras lokal Bungo.
Kumaidi, salah satu petani di Dusun Sari Mulya mengungkapkan, saat ini mereka menjual gabah kering kepada warga Sumatera Barat daripada masyarakat Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Dengan harga yang bervariasi, rata-rata mencapai Rp, 6.000 per Kilogram. Kuma berharap kepada pemerintah Kabupaten Bungo dalam hal ini Bulog, agar dapat turun kelapangan untuk membeli hasil panen pada petani di dua dusun ini.
“Biar Gabah kira tidak lari keluar daerah. Sekarang sudah masuk musim panen, ia pun juga berharap kepada Dinas Pertanian Dan Bulog Kabupaten Bungo agar turun ke lokasi dan bisa di beli oleh Bulog Bungo,”Kata Kumaidi. Kamis sore (26/12/2024).
Kondisi ini pun bukan pertama kalinya yang terjadi. Beberapa tahun silam Dusun Sari Mulya pernah memproduksi beras dengan merek “Tiga Putri” yang sudah memiliki hak paten oleh daerah Kabupaten Bungo. Namun Produksi tersebut terhenti, di karenakan mayoritas Gabah petani di borong oleh pembeli dari luar daerah sendiri.
Semestinya ini menjadi perhatian bagi daerah terutama di Dinas terkait, jika pengelolaan gabah di lakukan dengan cukup baik, Kabupaten terima Bungo tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan beras lokal, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu daerah penyuplai beras untuk wilayah lain.
“Dengan dukungan pemerintah, potensi pertanian Bukit Sari dan Sari Mulya dapat dimaksimalkan, sehingga hasil panen tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi petani, tetapi juga mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bungo.”Ucapnya.(FB)







