Seleksi Sekda Bungo Kurang Peminat, 2 Kali Diperpanjang Tidak Ada Yang Mendaftar, Pimpinan DPRD Angkat Bicara

Gambar : Ilustrasi Kursi Sekda BUNGO Kosong

FAKTA BUNGO – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bungo, Jambi, mengalami kebuntuan. Hingga dua kali masa perpanjangan, tidak ada satu pun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengajukan diri. Kondisi ini mendapat sorotan dari pimpinan DPRD Kabupaten Bungo, yang menilai situasi tersebut perlu menjadi evaluasi serius bagi pemerintah daerah.

Berdasarkan jadwal awal, pendaftaran dibuka pada 16–30 Agustus 2025. Namun, hingga batas waktu tersebut, tidak ada pelamar yang mendaftar. Panitia seleksi kemudian memperpanjang masa pendaftaran pertama, yakni pada 1–6 September 2025, tetapi hasilnya tetap nihil.

Bacaan Lainnya

Upaya perpanjangan kedua dilakukan pada 6–13 September 2025, namun hingga penutupan terakhir, bursa pencalonan tetap sepi peminat.

Wakil Ketua I DPRD Bungo, Bujang Pardinan,S.M, menyatakan pihaknya prihatin atas minimnya minat ASN mengikuti seleksi jabatan strategis ini. Ia mendesak pemerintah daerah untuk mengevaluasi proses dan mekanisme seleksi agar lebih menarik minat para calon.

“Kami di DPRD tentu sangat menyayangkan ketika jabatan sekda yang begitu strategis tidak diminati. Ini harus menjadi evaluasi, baik dari sisi persyaratan maupun proses seleksi yang dijalankan. Jangan sampai kekosongan ini mengganggu kinerja pemerintah daerah,” Wakil Ketua 1 DPRD Bungo, Bujang Pardinan,S.M, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, jabatan Sekda memiliki peran vital sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan, sehingga pengisian jabatan tersebut harus menjadi prioritas utama. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses seleksi agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Harus ada keterbukaan dan komunikasi yang baik kepada para ASN potensial. Jika prosesnya transparan dan objektif, saya yakin akan ada yang tertarik untuk mendaftar,” tambahnya.

Dengan tidak adanya pendaftar, seleksi calon Sekda Bungo kemungkinan besar akan kembali dijadwalkan pada 2026. Untuk sementara waktu, jabatan Sekda tetap dipegang oleh pejabat yang saat ini menjabat sebagai PJ Sekda Dr.Donny Iskandar, S.Sos,.M.T.

Bujang Pardinan menegaskan DPRD akan terus memantau perkembangan ini dan siap memberikan dukungan penuh demi terisinya jabatan strategis tersebut secara definitif.(FB)

Pos terkait