FAKTA BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 di Aula Cempaka Kuning Bappeda Kabupaten Bungo. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan.
Acara yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo, Kepala Bappeda Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, serta akademisi. Dalam kegiatan tersebut,
Bappeda Kabupaten Bungo memaparkan visi, misi, tujuan, sasaran, serta strategi pembangunan yang akan menjadi pedoman pembangunan Bungo hingga tahun 2029.
Visi RPJMD 2025–2029: “Bungo BARU”
Dalam paparan yang disampaikan oleh Bappeda, visi RPJMD Kabupaten Bungo 2025–2029 adalah “Mewujudkan Bungo BARU (Berkeadilan, Amanah, Religius, dan Unggul).”
Visi ini menggambarkan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada keseimbangan, pemerataan, dan kemajuan masyarakat.
Berkeadilan, berarti pemerataan pembangunan di seluruh wilayah agar setiap lapisan masyarakat mendapat manfaat yang sama.
Amanah, mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjalankan tugas secara jujur dan bertanggung jawab.
Religius, menunjukkan tekad pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai keagamaan.
Unggul, menggambarkan tekad Kabupaten Bungo menjadi daerah yang maju, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di berbagai sektor.
Misi Pembangunan 2025–2029
Untuk mencapai visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bungo menetapkan lima misi utama, di antaranya:
1. Melaksanakan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, adil, dan merata untuk mendukung distribusi orang, barang, dan jasa.
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.
3. Mewujudkan pembangunan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.
4. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berintegritas.
5. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memperkuat ketahanan sosial, budaya, dan lingkungan.
Tujuan dan Sasaran Pembangunan
RPJMD 2025–2029 juga menetapkan sejumlah tujuan pembangunan, di antaranya:
Mengurangi kesenjangan antarwilayah dan antar kelompok masyarakat.
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Memperkuat ketahanan sosial dan lingkungan.
Meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara sasaran pembangunan mencakup peningkatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi desa, pembangunan spiritual masyarakat, pelestarian lingkungan hidup, serta pengembangan sektor kebudayaan dan inovasi daerah.
Tahapan dan Strategi Pembangunan
Dalam paparannya, Kepala Bappeda Bungo Dedi Irawan,S.E,M.M juga menjelaskan tahapan pembangunan yang dibagi menjadi beberapa fase, mulai dari tahap konsolidasi, akselerasi, hingga tahap pemantapan dan kemandirian.
Strategi pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan SDM unggul, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Harapan dan Komitmen Pemerintah
PK Sekretaris Daerah Dr.Donny Iskandar,.,S.Sos.,M.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang RPJMD ini bukan sekadar kegiatan formal, namun menjadi wadah penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi dalam membangun Bungo yang lebih baik.
“RPJMD ini adalah arah kebijakan yang akan kita jalankan bersama. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan masukan konstruktif demi terwujudnya Bungo BARU yang berkeadilan, amanah, religius, dan unggul,” ujarnya singkat.
Ia menambahkan, Melalui Musrenbang RPJMD 2025–2029 ini, Pemerintah Kabupaten Bungo menegaskan komitmennya untuk membangun daerah secara terencana, partisipatif, dan berkelanjutan. Dengan visi “Bungo BARU”, diharapkan Kabupaten Bungo dapat menjadi daerah yang maju, berdaya saing, serta mampu memberikan kesejahteraan merata bagi seluruh masyarakatnya.(FB)





