Lokasi Diduga PETI, Empat Pekerja Jadi Korban di Padang Banteng Dusun Rantel , Kecamatan Pelepat,Satu Meninggal Dunia

Gambar Ilustrasi

FAKTA BUNGO – Peristiwa tragis kembali terjadi di wilayah Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka cukup serius dalam insiden yang terjadi di Padang Banteng, Dusun Rantel, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo pada hari Minggu malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Menurut Informasi yang di dapatkan, peristiwa tersebut diduga kuat terjadi di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Hal ini diperkuat dengan temuan adanya mesin pengolah emas di sekitar pondok tempat para korban berada.

Dalam camp tersebut diketahui terdapat empat orang pekerja.

Berikut identitas para korban sebagaimana data yang diperoleh dari pihak kepolisian:

1. Suradi (40 tahun), warga Rantau Ikil, pekerjaan swasta. Saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD H. Hanafie Muara Bungo.

2. Pangat (35 tahun), warga Rimbo Bujang, pekerjaan swasta. Korban juga masih dirawat di RSUD H. Hanafie Muara Bungo.

3. Lihin (40 tahun), warga Dusun Senamat, Kecamatan Pelepat, pekerjaan swasta. Kondisi korban dilaporkan selamat tanpa luka serius.

4. Ependi (37 tahun), warga Dusun Senamat, Kecamatan Pelepat, pekerjaan swasta. Korban dalam keadaan sehat dan tidak mengalami cedera.

Dari empat orang tersebut, satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan langsung dikebumikan oleh pihak keluarga.

IPTU Sihombing selaku Kapolsek Pelepat membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi.

“Benar, kami menerima laporan adanya kejadian di wilayah Padang Banteng Dusun Rantel, Kecamatan Pelepat yang diduga berkaitan dengan aktivitas PETI.

Tim sudah kami turunkan untuk melakukan pengecekan ke lokasi,” ujar Kapolsek IPTU Sihombing pada Senin malam (13/10/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari pihak keluarga maupun saksi yang masuk ke Polsek terkait peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini. Dugaan sementara memang terjadi di lokasi PETI karena ditemukan mesin di sekitar pondok,” tambahnya.(FB)

 

Pos terkait