FAKTABUNGO.COM – Pemerataan pembangunan merupakan impian seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya. Namun, keterbukaan informasi sumber dana hingga besaran dana yang dikelola sepertinya masih sulit untuk didapatkan masyarakat.
Seperti halnya proyek tebas layang dan tambal sulam jalan yang setiap tahun dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bungo dengan penggunaan dana APBD dinilai Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasionalis Anti Korupsi (LSM-INAKOR) Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Jambi tidak ada kejelasan.
Hal tersebut diungkapkan Fahlefi, S.IP selaku Ketua LSM INAKOR kepada awak media ini Jum’at (05/03).
- Fantastis! CV Gading Cempaka Dapat Proyek Drainase Sungai Dingin Bungo Rp2,5 Miliar, Volume Pekerjaan Jadi Sorotan
- Plt Kadis PUPR Bungo Tegaskan Kegiatan Swakelola Sesuai Program yang Disetujui Pemda dan DPRD
- Sudah Hari Keempat Jalan Ditutup di Dusun Peninjau, Perhatian DPRD Dapil IV dan Pemda Dipertanyakan
- Satreskrim Polres Bungo Ungkap Curas di Perumahan Bungo Persada Indah, Korban Disekap dan Barang Berharga Dibawa Kabur
- Amrizal Dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo
- Setelah 1,3 Tahun Menjabat Plt, Syafrizal Resmi Jadi Kepala Dinas PMD Kabupaten Bungo
Ia menduga PUPR Kabupaten Bungo seakan disinyalir ada yang ditutup tutupi pada kegiatan tersebut.
“Kegiatan Tebas layang dan Tambal Sulam di kabupaten bungo dengan penggunaan dana APBD setiap tahunnya belum terlihat jelas hasil yang dilaksanakan, buktinya masih banyak jalan kabupaten bungo yang rusak parah,” ucapnya.
Sebagai kontrol sosial masyarakat, Fahlefi juga berharap adanya pengawasan ketat serta tindakan yang nyata dari aparat hukum untuk penggunaan dana Tebas Layang dan Tambal Sulam Jalan di kabupaten Bungo.
Ia juga mendorong pihak Tipikor hingga Kejaksaan segera menindaklanjuti informasi tersebut.
“Kami menduga dana yang bersumber dari APBD daerah tidak jelas dipergunakan untuk kegiatan tersebut,” tambahnya.
Selain itu Fahlefi juga menyampaikan agar Pemerintah Daerah (Pemda) untuk lebih memprioritaskan pembangunan yang mengarah kepada azas manfaat.
“Jangan sampai setelah proyek selesai atau dibangun tidak difungsikan dengan alasan belum adanya dana operasional atau lainnya, sehingga dana yang dipergunakan tidak sia sia,” pungkasnya. (tim)
Baca Terpopuler
- Bupati Bungo Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya (2,496 views)
- Amrizal Dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo (996 views)
- Bupati Bungo Lantik M. Hilal sebagai Kepala BP2RD Definitif Setelah 5 Tahun Jadi Plt (991 views)
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi (929 views)
- DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna, Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 Disepakati (894 views)
- Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Nasabah Diminta Update Aplikasi (608 views)
- Satreskrim Polres Bungo Ungkap Curas di Perumahan Bungo Persada Indah, Korban Disekap dan Barang Berharga Dibawa Kabur (575 views)
- Didampingi Wakil Bupati, Dinas Sosial dan BAZNAS, Hj. Siti Alimah Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sirih Sekapur (569 views)
- Setelah 1,3 Tahun Menjabat Plt, Syafrizal Resmi Jadi Kepala Dinas PMD Kabupaten Bungo (565 views)
- Usai Dilantik sebagai Datuk Rio Dusun Pelayang, Herdi Diberi Gelar Adat Suko Berajo (553 views)
- Fantastis! CV Gading Cempaka Dapat Proyek Drainase Sungai Dingin Bungo Rp2,5 Miliar, Volume Pekerjaan Jadi Sorotan
- Plt Kadis PUPR Bungo Tegaskan Kegiatan Swakelola Sesuai Program yang Disetujui Pemda dan DPRD
- Dinas PUPR Kabupaten Bungo Ikuti Launching Kurve Bungo Baru Bungo Bersih, Bergerak Cepat Bertindak Serentak
- PJ Sekda Bungo Resmi Tutup Turnamen Voli HUT ke-60, TPH Bun dan PUPR Keluar Sebagai Juara
- PUPR Bungo Sabet Gelar Juara Voli Putri Antar OPD di HUT Bungo ke-60
- Seru! Tim Voli Putri PUPR Tumbangkan RSUD H. Hanafie Bungo 3-1 di Turnamen Voli HUT Bungo ke-60








