Sindikat Curanmor Antarprovinsi Terbongkar, 43 Motor Curian Dikirim ke Muaro Bungo Gunakan STNK dan Pelat Palsu

Gambar Ilustrasi Sindikat Curanmor Antar Provinsi

FAKTA BUNGO – Kepolisian berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas provinsi yang beroperasi dari Jakarta hingga ke Muaro Bungo, Provinsi Jambi. Para pelaku diketahui menggunakan STNK dan pelat nomor palsu untuk melancarkan aksi pengiriman motor hasil curian melalui jasa ekspedisi.

Kasus ini terungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara, setelah petugas menemukan puluhan motor curian yang dikirim ke luar daerah menggunakan dokumen kendaraan palsu.

Bacaan Lainnya

“Mereka ini menerbitkan pelat nomor dan STNK palsu untuk memudahkan melewati pemeriksaan di atas kapal,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP James Hasudungan Hutajulu di Jakarta, Selasa (8/10/2025), dikutip dari Antara.

Dari hasil penyelidikan, polisi menyita 60 lembar STNK dan pelat motor palsu yang dibuat para pelaku. Modus operandi mereka adalah memalsukan identitas kendaraan agar motor curian dapat dikirim ke luar kota tanpa menimbulkan kecurigaan.

“Jadi modusnya mereka memalsukan STNK dan pelat nomor diubah semua agar pengiriman dapat dilakukan,” jelas James.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan 43 unit sepeda motor hasil curian. Lima unit ditemukan di lokasi ekspedisi kawasan Cawang, Jakarta Timur, sementara 38 unit lainnya ditemukan di Muaro Bungo, Provinsi Jambi.

Seluruh kendaraan kini diamankan di Polres Metro Jakarta Utara untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Kami mengimbau warga yang merasa kehilangan motor agar datang ke Polres untuk mencocokkan nomor rangka mesin dan data lainnya,” tambah Wakapolres.

Kepala Unit Harta dan Benda (Kanit Harda) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara AKP Tommy Brian mengatakan, hingga Selasa malam, sebanyak delapan unit sepeda motor hasil curian sudah dikembalikan kepada pemiliknya.

“Ada delapan unit yang dikembalikan ke pemilik, tapi satu orang tidak datang hingga malam ini,” ujarnya.

Polisi masih membuka kesempatan bagi warga yang kehilangan kendaraan untuk memeriksa kesesuaian data motor yang diamankan.

Polres Metro Jakarta Utara mengimbau masyarakat, khususnya warga Jakarta Utara dan Jambi, yang merasa kehilangan motor agar segera melapor dan membawa dokumen kendaraan untuk pencocokan data.

“Kami masih menunggu pemilik motor lainnya. Silakan datang ke Polres untuk melihat kendaraan yang ditemukan,” ucap AKP Tommy.

Pos terkait