Cek Hotspot Karhutla di Pelepat, Polsek Pelepat Sisir Perkebunan PT CSH hingga Ujung Lokasi

FAKTA BUNGO – Tak ingin kecolongan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), jajaran Polsek Pelepat bergerak cepat mengecek sejumlah titik hotspot yang terpantau di wilayah hukumnya.

Kapolsek Pelepat AKP Charlos Sihombing bersama personel, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pihak PT Citra Sawit Harum (CSH) melakukan ground check pada Sabtu (5/9/2026).

Bacaan Lainnya

Pengecekan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi awal mengenai keberadaan hotspot diterima dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, yang menunjukkan sejumlah titik koordinat yang perlu diverifikasi langsung di lapangan.

Tim kemudian bergerak menuju kawasan perkebunan PT CSH untuk memastikan apakah terdapat titik api atau indikasi terjadinya Karhutla.

Sekitar pukul 12.00 WIB, tim tiba di lokasi. Namun, proses pencarian tidak berjalan mudah. Petugas harus menghadapi medan perkebunan yang sulit, akses terbatas serta kawasan perbukitan dengan kontur yang cukup tinggi.

Penyisiran bahkan dilakukan hingga ke bagian ujung kawasan perkebunan untuk memastikan titik hotspot yang terpantau benar-benar tidak terlewat.

Hasilnya, petugas tidak menemukan adanya titik api maupun kobaran Karhutla.

Meski demikian, pencarian tetap dilakukan secara maksimal. Petugas bersama pihak perusahaan menyusuri sejumlah lokasi yang memungkinkan, termasuk area yang sulit dijangkau kendaraan.

Selain kondisi medan, proses pencarian juga terkendala faktor teknis. Di lokasi tersebut tidak terdapat jaringan telepon seluler. Tim juga tidak memiliki perangkat GPS yang dapat digunakan untuk memastikan posisi koordinat secara lebih akurat.

Kondisi itu membuat komunikasi antarpersonel terbatas sekaligus menyulitkan petugas mencocokkan titik koordinat hotspot dengan lokasi di lapangan.

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya tim. Kapolsek Pelepat bersama personel tetap melakukan penyisiran hingga kegiatan berakhir.

Dari hasil ground check, tidak ditemukan adanya titik api maupun kobaran Karhutla di kawasan yang menjadi lokasi pencarian.

Polsek Pelepat selanjutnya meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait sebagai langkah antisipasi terhadap potensi Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki titik rawan kebakaran.

Patroli dan pemantauan juga terus didorong untuk mendeteksi lebih dini apabila terdapat indikasi kebakaran lahan.

Selain itu, Bhabinkamtibmas diarahkan untuk aktif melakukan sambang sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan, hutan maupun kebun dengan cara membakar.

Polsek Pelepat juga mengingatkan bahwa apabila ditemukan dugaan pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja dan memenuhi unsur tindak pidana, penanganannya akan dikoordinasikan dengan Unit Tipidter Satreskrim Polres Bungo.(**)

Pos terkait