FAKTA BUNGO – Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo menjadi tuan rumah kenduri Swarnabhumi Balayei Di Lubuk Sakti tahun 2023.
Acara itu di hadiri oleh Gubernur Jambi, Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset, Direktur Perfilman, musik, dan media, Ditjen Kebudayaan Kemdikbud dan Ristek, Pokja Festival pada direktorat perfilman, musik, dan media, Ditjen Kebudayaan Kemdikbud, dan Ristek Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Jambi, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jambi, Unsur Forkopimda Kabupaten Bungo, Wakil Bupati Bungo, Sekda, Asisten, Staf ahli, Kepala OPD, dan Camat di lingkup Kabupaten Bungo, Ketua TP PKK Bungo, Ketua LAM, para Datuk Rio, serta tamu undangan lainnya.
Dalam hal ini Bupati Bungo H.Mashuri.S.P.M.E menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap panitia pelaksana Kenduri Swarnabhumi tahun 2023 di bawah koordinator Dikbud Kabupaten Bungo. Semoga kegiatan ini mampu memberikan hasil yang optimal, yaitu: mengangkat, mempublikasikan, dan mempromosikan kebudayaan lokal Kabupaten Bungo yang diunggulkan ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Hal ini selaras dengan Indikator Kinerja Daerah (IKD) Bidang Kebudayaan yang tertera dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bungo.
” Kegiatan Kenduri Swarnabhumi Tahun 2023 yang tahun ini dipusatkan di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, tentu memiliki latar belakang historis yang patut untuk kita unggulkan sekaligus kita ceritakan kepada generasi muda saat ini.
Berdasarkan catatan sejarah dan didukung oleh hasil penelitian, salah satunya bersumber dari Jurnal Istoria Universitas Batanghari Jambi, disebutkan bahwa Dusun Empelu memiliki kebudayan lokal yang unik seperti: adanya Tradisi Bantai 1 Hari menjelang Bulan Ramadhan, Tradisi Mandi Bekasai menjelang Hari Raya Idul Fitri, adanya Bubur Tigo Perkaro sebagai prasyarat dalam Upacara Tolak Balak, adanya Tradisi Palaghin (sistem gotong-royong menggarap sawah/ladang semua anggota kelompok tani), dan berbagai tradisi lainnya.,”Katanya Selasa pagi (17/10/2023).
Selain itu, di Dusun Empelu juga terdapat bangunan/arsitektur berupa Masjid Al-Falah, yaitu masjid tertua di Kecamatan Tanah Sepenggal yang mulai
dibangun pada tahun 1812 serta juga terdapat Rumah Penghulu (Umah Lamo) yang mulai dibangun pada tahun pada akhir abad 18. Di dusun ini pula, lahir salah satu tokoh penting Kabupaten Bungo yang pernah menjadi Bupati Bungo Tebo Periode 1975-1981 dan 1981-1986, yaitu Almarhum H. Hasan bin H. Thaher yang telah berpulang ke rahmatullah beberapa waktu yang lalu. Al Fatihah untuk almarhum…
Selanjutnya Nilai historis Balayei di Lubuk Sakti sebagai Tema Kenduri Swarnabumi Tahun 2023, dirasa tepat untuk menggambarkan situasi yang tengah kita hadapi saat ini.Sebagaimana yang kita alami selama lebih kurang 2 bulan terakhir, saat ini kita tengah dihadapkan oleh fenomena El Nino, yaitu pemanasan Suhu Muka Laut (SML)di atas kondisi normal yang terjadi di Samudra Pasifik Bagian Tengah, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia,termasuk di Kabupaten Bungo,”Tambahnya.
Oleh sebab itu, melalui Ritual Minta Hujan yang kita sebut Balayei di Lubuk Sakti, kita berharap Allah SWT segera menurunkan anugerahnya,berupa hujan yang diharapkan mampu memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita sehari-hari.
Dalam beberapa hari ke depan, tepatnya pada tanggal 19 Oktober 2023, kita akan kembali memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bungo. Di tengah usia yang mencapai 58 tahun, tentu telah banyak rintangan yang kita lalui, sekaligus tidak sedikit capaian yang berhasil kira raih dalam pelaksanaan pembangunan.
Untuk masa yang akan datang, tantangan dan kendala yang bakal kita hadapi, tentu akan lebih berat lagi. Oleh sebab itu, dibutuhkan dukungan, komitmen, kerja keras, dedikasi, kekompakan, dan kebersamaan dari kita semua, seluruh komponen masyarakat di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun yang kita cintai ini, untuk bersinergi dalam mewujudkan Visi Bungo Maju dan Sejahtera (Master) Tahun 2026.,”Ucapnya.(FB)







