Dinas BKPSDM Akan Luncurkan Aplikasi Deteksi Wajah

Gambar : Afrizal Kabid Pengangkatan Dan Pemberhentian Pegawai

FAKTA BUNGO – Badan Kepegawaian dan Pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) Kabupaten Bungo akan melakukan pengembangan aplikasi online berbasis Android sebagai salah satu upaya untuk memfasilitasi proses absensi pegawai.

Proses absensi di lakukan dengan cara mengecek titik lokasi pegawai untuk pengisian absensi kemudian melakukan swafoto sebagai metode verifikasi

Bacaan Lainnya

Afrizal selaku Kabid pengangkatan dan pemberhentian pegawai pada BKPSDM Kabupaten Bungo, Mengatakan aplikasi swafoto itu masih terdapat masalah praktik kecurangan oleh sebagian pegawai yang mengirimkan swafoto palsu. Hal ini mengurangi keakuratan dan kepercayaan pada sistem tersebut, sehingga diperlukan peningkatan pada proses verifikasi absensi. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka telah ditambahkan fitur pengenalan wajah (face recognition) pada aplikasi absensi.

Fitur ini memungkinkan sistem untuk memverifikasi keabsahan absensi dengan membandingkan swafoto yang diambil dengan data wajah yang telah terdaftar sebelumnya.

Pada aplikasi tersebut proses deteksi wajah (face detection) dan juga mendeteksi apakah objek asli atau palsu (anti-spoofing) menggunakan model blazeface dengan library tensorflow lite. Kemudian proses pengenalan wajah (face recognition) menggunakan model CNN dengan MobileFaceNet secara real-time.

Implementasi fitur pengenalan wajah diharapkan dapat memberikan tambahan keamanan pada sistem absensi online. Sistem tidak hanya bergantung pada pengecekan titik lokasi dan swafoto, tetapi juga memerlukan verifikasi melalui data wajah yang didaftarkan sebelumnya.

Menurutnya, hal ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan sistem dalam mendeteksi dan mencegah praktik kecurangan seperti pengiriman swafoto palsu.

Di tambahkan Afrizal, ini salah satu rencana aplikasi, ini berkaitan juga dengan aksi perubahan yang di lakukan oleh saya selaku Kabid pengangkatan dan pemberhentian pegawai di BKPSDM Kabupaten Bungo, yang saat ini sedang mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) di Bukit Tinggi, Provinsi Sumatera Barat.

Menurutnya, Pada aplikasi ini, proses deteksi wajah (face detection) dan juga mendeteksi apakah objek asli atau palsu (anti-spoofing) menggunakan model blazeface dengan library tensorflow lite. Kemudian proses pengenalan wajah (face recognition) menggunakan model CNN dengan MobileFaceNet secara real-time. Implementasi fitur pengenalan wajah diharapkan dapat memberikan tambahan keamanan pada sistem absensi online. Sistem tidak hanya bergantung pada pengecekan titik lokasi dan swafoto, tetapi juga memerlukan verifikasi melalui data wajah yang didaftarkan sebelumnya. lebih lanjut aplikasi ini merupakan pengembangan fitur pada Sistem Informasi Manajemen ASN Terpadu (SIMASTER) yang telah di gunakan sejak tahun 2023 yang lalu.(FB)

Pos terkait