FAKTA BUNGO – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Polres Bungo menggelar Rapat Lintas Sektoral Tahun 2025 sebagai langkah koordinasi antarlembaga. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai II Mapolres Bungo, Kamis (11/12/2025) mulai pukul 09.30 WIB, dan dihadiri berbagai instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan akhir tahun.
Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres Bungo, serta dihadiri Asisten I Bupati Bungo, Pasi Ops Kodim 0416/Bute, para pejabat utama Polres Bungo, Kapolsek jajaran, BPBD Kesbangpol, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar, Dinas PUPR, Jasa Raharja, UPBU Muara Bungo, Bulog, PLN, Senkom, Basarnas, Kemenag, perwakilan organisasi keagamaan Kristen, serta para manajer SPBU di wilayah hukum Polres Bungo.
Dalam sambutannya, Kapolres Bungo menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi masa libur Nataru 2026. Ia menyampaikan bahwa peningkatan kewaspadaan sangat diperlukan mengingat potensi kerawanan kamtibmas dan keselamatan lalu lintas biasanya meningkat pada periode Natal dan Tahun Baru.
“Kita harus bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Bungo, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru yang membutuhkan kesiapan ekstra. Sinergi seluruh unsur menjadi kunci agar kegiatan masyarakat dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan bahwa situasi bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat harus menjadi pelajaran agar Kabupaten Bungo tetap siaga menghadapi potensi bencana. Seluruh peserta rapat diminta untuk mendoakan para korban dan meningkatkan kesiapsiagaan.
Asisten I Bupati Bungo yang hadir dalam rapat tersebut memberikan apresiasi kepada Polres Bungo karena telah memfasilitasi pertemuan lintas sektoral ini. Ia menilai koordinasi yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik selama masa libur akhir tahun.
“Pengamanan dan pelayanan harus terus ditingkatkan. Sinergi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi fondasi dalam menjaga ketertiban serta keselamatan di Bungo,” tuturnya.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari masing-masing instansi terkait, mulai dari rekayasa lalu lintas, kesiapan posko pelayanan, hingga ketersediaan energi dan bahan pangan selama libur Nataru. Sesi diskusi dan tanya jawab juga digelar untuk mematangkan rencana pengamanan di lapangan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan penyampaian laporan akhir oleh perwira yang ditunjuk.(**)







