Keripik Tempe Mbah Sumiyem Sari Mulya Dijadikan Oleh-oleh Sampai Ke Malaysia Dan Jepang

FAKTABUNGO.COM –Jika anda ke Blok F Dusun Sari Mulya, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo dan tidak membawa oleh-oleh berupa keripik tempe yang terkenal hingga ke Mancanegara yang di buat oleh Mbah Sumiyem, tak lengkap rasanya kalau tidak bawa keripik tempe Mbah Sumiyem pulang.

Keripik tempe Mbah Sumiyem ini merupakan oleh-oleh khas dari Dusun Sari Mulya, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo.

Bacaan Lainnya

Pabrik keripik tempe tersebut beralamat di RT 03, Dusun Sari Mulya,Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo.

Keripik Tempe menjadi kebanggaan bagi sumiyem,di karenakan keripik tempe nya sudah sampai ke 2 negera Jepang dan Malaysia.

Bahkan ini menjadi buah tangan berupa oleh-oleh bagi masyarakat Indonesia yang menjadi TKW di Malaysia dan di Jepang mereka selalu membeli keripik tempe ini kesini.

Namun saat kondisi harga kacang kedelai naik, Sumiyem mengeluh untuk beli bahan olahan pembuat tempe nya, biasanya bisa mempekerjakan tenaga orang untuk membantu membuat tempe nya.

Saat wartawan Media online Fakta Bungo mengunjungi pengrajin keripik tempe Mbah Sumiyem, dirinya mengatakan,Kami sekarang ini sangat menjerit dengan harga kacang kedelai naik melambung tinggi biasanya satu karung 50 kg kami beli cuma Rp.400 ribu sekarang naik menjadi Rp.650 ribu perkarung nya,”Kata Mbah Sumiyem, Senin Siang (28/06/2021).

Sekarang harga kacang kedelai tersebut melambung tinggi naiknya, biasanya beli kacang kedelai yang 50 Kg dengan harga Rp.400rb, sekarang naik menjadi Rp.650.000.

“Kami terpaksa mengurangi ukuran, supaya harga tetap dan  agar bisa terpenuhi dan tetap di produksi supaya tidak tutup nantinya,”Tuturnya.

Untuk pemasaran, hanya jualan di rumah saja namun pembeli nya dari Kalangan pejabat kabupaten Bungo dan Dharmasraya, bahkan ada yang sengaja beli kripik tempe ini untuk oleh-oleh ke Jepang dan malaysia, menurutnya karena gurih dan renyah”ungkap Sumiyem pada media ini.

Bukan Mbah Sumiyem saja yang menjerit harga bahan baku naik, pengrajin tempe dan tahu juga mengalami hal yang sama.(Azh)

Pos terkait